TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Duka mendalam menyelimuti pacu jalur tradisional event nasional tahun 2024 di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Di mana, Ansorni, salah seorang atlet Jalur Jitu Kuantan Datuk Panglimo Dalam dari Desa Pulau Busuk Inuman, di perpacuan jalur hari kedua, Kamis (22/8/2024), meninggal dunia usai perpacuan.
Duka yang mendalam itu pun terlihat saat pencabutan undian pacu jalur hari ketiga, Jumat (23/8/2024) di gedung Narosa Telukkuantan.
Ketua Umum Pacu Jalur Tradisional 2024, Andi Cahyadi, Kadis Budpar Kuansing Drs Azhar MM, Kepala Kesbangpol Mujelan Arwan, Stafsus Bupati Darwis mengajak pada seluruh peserta jalur untuk sesaat memanjatkan doa untuk almarhum.
"Ini duka kita yang semangat mendalam. Untuk itu mari kita bersama-sama memanjatkan doa untuk almarhum, kawan kita, atlet kita yang wafat kemarin usai perpacuan," ujar Andi Cahyadi seraya mengajak semuanya menundukan kepala.
Andi Cahyadi mengatakan, semuanya merupakan kehendak Yang Maha Kuasa. Dia kembali mengingatkan agar semua perwakilan jalur mengirimkan formulir, data lengkap dan foto copy KTP pada panitia untuk pengurusan asuransi semua atlet pacuan.
Sampai sekarang, baru 1.500 orang yang baru menyerahkan.
"Ini sangat penting, karena kita tidak pernah tau kapan musibah akan terjadi," ujarnya.
Editor : RP Rinaldi