KUANSING (RIAUPOS.CO) - FESTIVAL pacu jalur tradisional iven nasional tahun 2024 di Tepian Narosa Telukkuantan diselenggarakan dari tanggal 21-25 Agustus 2024.
Selain berharap penyelenggaraan berjalan dengan sukses, pemerintah daerah menargetkan pacu jalur juga bisa memberikan dampak positif pada peningkatan ekonomi masyarakat serta memberikan kontribusi pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kuantan Singingi (Kuansing).
Pada tahun 2023, target PAD sebesar Rp157.608.847.837 dan di tahun 2024 meningkat menjadi Rp170.636.769.359.
Itu disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kuansing Drs Muradi MSi.
Menurutnya, Bapenda sebagai koordinator pengelolaan pendapatan asli daerah, berharap semua OPD di lingkungan Pemkab Kuansing yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah dapat mengoptimalkan pendapatan asli daerah, termasuk pada saat pelaksanaan iven pacu jalur tahun ini.
“Selama iven, kami tetap optimalkan penggalian PAD untuk daerah,” kata Muradi.
Namun, pengelolaannya tentu harus mengacu pada regulasi yang ada. “Alhamdulillah awal tahun lalu sebagai tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Perimbangan Keuangan Antar Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah,” papar Muradi.
Salah satu yang diatur dalam Peraturan Daerah tersebut antara lain adalah berkenaan dengan tarif retribusi yang berkaitan dengan pelaksanaan iven pacu jalur.
“Peluang penerimaan pendapatan asli daerah (PAD ) dari penyelenggaraan pacu jalur antara lain dari pejak daerah dan retribusi daerah. Potensi pajak daerah antara lain adalah Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas makanan dan minuman, jasa perhotelan, jasa parkir, jasa kesenian dan hiburan.
Selain itu juga potensi dari pajak reklame. Sedangkan potensi penerimaan dari sektor retribusi antara lain dari retribusi pelayanan kebersihan, retribusi pelayanan parkir dan retribusi pemakaian kekayaan daerah (pemakaian tanah pemda).
“Kami yakin penerimaan PAD dari penyelenggaraan pacu jalur tahun ini akan ada kenaikan dibandingkan dengan penerimaan pada iven yang sama di tahun sebelumnya, ” ujarnya.(adv)
Editor : Rindra Yasin