Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Baliho Adam-Sutoyo (AYO) Banyak Dirusak OTK, Bawaslu Minta Ketiga Paslon Sampaikan Desain Resmi APK

Desriandi Candra • Selasa, 1 Oktober 2024 | 13:45 WIB

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Tim pemenangan Dr Adam SH MH-H Sutoyo (AYO) mengecam perbuatan orang tak dikenal (OTK) melakukan perusakan sejumlah baliho AYO yang dipasang di beberapa titik strategis ruas jalan di Kecamatan Inuman.

Teks: Baliho Paslon urut 2, Adam-Sutoyo (AYO) banyak dirusak oleh orang tak dikenal diruas jalan lintas Kecamatan Inuman Selasa (1/10/2024).
Teks: Baliho Paslon urut 2, Adam-Sutoyo (AYO) banyak dirusak oleh orang tak dikenal diruas jalan lintas Kecamatan Inuman Selasa (1/10/2024).

Seperti yang terpasang di Desa Koto Inuman, wajah pasangan Adam-Sutoyo dirobek. Diduga memakai senjata tajam. Lalu, baliho di Lebuh Lurus. Semuanya dirobek. Sehingga menyisakan bingkai kayunya. Dan adalagi titik baliho di Lebuh Lurus yang juga dirusak. Juga menyisakan bingkai.

Kerusakan ini terpantau Senin pagi (30/9/2024) hingga Selasa (1/10/2024). Ini diungkapkan Juru Bicara Tim Pemenangan AYO Kuansing, Khairul Ikhsan Chaniago (KIC). Ia menilai, hal tersebut tidak menyurutkan semangat relawan dan tim untuk terus menyosialisasikan Paslon AYO ke masyarakat. Termasuk di Inuman.

"Pengrusakan baliho di Inuman tersebut menjadi bukti bahwa trend keunggulan pasangan Adam-Sutoyo. Sehingga ada kekhawatiran dari yang lain," ujarnya.

Masih kata KIC, pengrusakan baliho paslon AYO nomor urut 2 yang terjadi saat ini tidak menyurutkan niat relawan dan simpatisan. Malah ini membakar semangat untuk kembali memperbaiki dan memasang APK ini.

"Dengan peristiwa ini justru makin menambah spirit tim untuk menggeber mesin pemenangan, koalisi TPA AYO mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Kordes harus semakin solid dan fokus untuk rebut hati rakyat dengan komunikasi dari hati ke hati dan jangan menghujat siapa pun, biarlah baliho kita di rusak. Nanti akan kita perbaiki lagi disetiap titik APK kita yang dirusak," jelas KIC.

Lanjut KIC, sebagai Juru Bicara paslon AYO, dirinya mengungkapkan rasa kecewa atas perusakan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa tim, pendukung, relawan, dan simpatisan tetap tenang dan tidak terprovokasi.

KIC juga menambahkan bahwa meski laporan resmi kepada pihak kepolisian belum dilakukan, tim pemenangan sedang mempertimbangkan langkah hukum yang tepat untuk menindaklanjuti perusakan baliho tersebut.

Ketua Bawaslu Kuansing, Mardius Adi Saputra SH MH yang konfirmasi terpisah menjelaskan kalau sampai hari ini, Bawaslu belum menerima desain resmi alat peraga kampanye (APK) dari ketiga Paslon yang menjadi peserta Pilkada. Karena dia meminta, agar ketiga Paslon segera menyampaikan desain APK resmi, baik baliho, spanduk dan lainnya ke Bawaslu.

Hal itu dimaksudkan agar mudah dilakukan pengawasan oleh Bawaslu, Panwas Kecamatan hingga pengawas kelurahan dan desa. Karena itu, Bawaslu mengimbau pada semua Paslon dan tim, segera sampaikan desain APK resmi yang digunakan pada KPU dan Bawaslu.

"Bila seperti ini, Bawaslu tidak bisa memprosesnya dan mengambil tindakan. Sebab, belum ada APK yang terdaftar secara resmi. Tapi kalau sudah terdaftar atau dilaporkan secara resmi, dia masuk pidana pemilu," jelas Mardius Adi Saputra.

Namun Mardius Adi Saputra menyayangkan tindakan perusakan yang dilakukan oleh orang tak bertanggungjawab seperti itu. Sementara semua kalangan sudah komitmen untuk menciptakan Pilkada aman dan damai.

Laporan: Desriandi Candra (Telukkuantan)

Editor : RP Edwir Sulaiman
#ayo #alat peraga kampanye (APK) #baliho dirusak OTK #bawaslu #Pilkada Kuansing 2024