TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Curah hujan yang tinggi Jumat (22/11) malam sampai Sabtu (23/11) pagi, membuat air Sungai Batang Ulo di Kecamatan Hulu Kuantan meluap.
Sungai Batang Ulo yang melintasi Desa Mudiak Ulo dan Desa Tanjung Medang Kecamatan Hulu Kuantan itu, membuat sekitar 22 rumah warga di dua desa itu terendam luapan air sungai.
"Iya. Kami juga mendapatkan laporan dari tim dan kecamatan, kalau hujan tadi malam sampai pagi ini menyebabkan Sungai Batang Ulo meluap dan sejumlah rumah warga ikut terendam banjir," ungkap Kalaksa BPBD Kuansing, H Yulizar yang dihubungi Riaupos.co, Sabtu (23/11) siang.
Menurut Yulizar, sejauh ini tidak ada korban. Hanya berupa rumah warga dan jalan desa yang ikut terendam. Pihaknya tetap melakukan pemantauan lapangan.
Sementara pengamatan Sungai Kuantan, dari pagi hingga siang ini mengalami peningkatan 50 cm. ini diperkirakan kiriman dari Hulu Sungai di wilayah Sumatera Barat. Di mana Kuansing berbatasan dengan Sawah Lunto Sijunjung. Melihat kondisi itu, dia memperkirakan hingga malam hari, debit air sungai Kuantan terus naik. "Hujan tadi malam, merata. Tidak hanya di Kuansing tetapi juga di Sumatera Barat," ujarnya.
Dia bersama anggota terus memantau kondisi di lapangan. Di Desa Luai Kecamatan Kuantan Mudik, siang ini, air Sungai Kuantan mulai merebet ke SMP yang ada di desa itu. Lokasi SMP ini memang rawan banjir dan dekat Sungai Kuantan. Sehingga selalu menjadi langganan banjir.
Editor : RP Rinaldi