TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Siang ini, Jumat (4/4/2025), masyarakat Kecamatan Inuman menggelar pacu jalur ajang silaturahmi. Pacu jalur ajang silaturahmi ini digagas oleh Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM bersama putranya Maulana Imam Saleh dan beberapa tokoh masyarakat dan pemuda lainnya.
Selain menjadi ajang silaturahmi, pacu jalur yang akan di helat 4-6 April 2025 di Tepian Pacu Datuk Panglimo Dalam Desa Pulau Panjang Hilir, digelar untuk menyemarakkan hari raya Idulfitri tahun 2025.
Makanya, dalam pacu jalur kali ini, berbarengan dengan perwalian Tepian Pacu Datuk Panglimo Dalam.
"Ini memang menjadi ajang silaturahmi dalam memeriahkan Idulfitri tahun 2025 ini," kata Panitia Pelaksana Seksi Perlengkapan, Lextomiranda SSos, pada Riaupos.co, Jumat (4/4/2025).
Dikatakan Lexto, meski baru tahun ini digelar, dari hasil pencabutan undi yang dilakukan Kamis (3/4/2025) siang kemaren, ada 21 jalur yang ikut ambil bagian.
Sebanyak 19 jalur berasal dari Kecamatan Inuman dan dua jalur dari Cerenti.
Panitia sudah menyebar undangan terbuka bagi Kuansing dan Inhu. Namun karena padatnya agenda di Idulfitri, jumlah peserta belum begitu banyak.
Tetapi dia menyampaikan terima kasih pada semua panitia, masyarakat Inuman, pejabat Kuansing asal Inuman, Bupati Kuansing H Suhardiman Amby bersama Maulana Imam Saleh yang memberikan dukungan penuh atas penyelenggaraan pacu jalur yang disiapkan hanya dalam waktu satu pekan.
Rencananya, pacu jalur akan dilepas Bupati Kuansing H Suhardiman Amby atau putranya Maulana Imam Saleh.
Pacu jalur ajang silaturahmi Inuman ini memperebutkan piala bergilir Maulana Imam Saleh yang sekarang duduk sebagai anggota DPRD Kuansing.
Lalu, Juara I Rp10 juta ditambah tonggol juara, Juara II Rp5 juta tambah tonggol juara, Juara III Rp3 juta tambah tonggol juara.
Kemudian Juara IV Rp2 juta tambah tonggol juara, Juara V Rp1 juta tambah tonggol juara, Juara VI-X masing-masing uang pembinaan Rp500.000 ditambah tonggol juara.
"Persiapan dadadakan hanya satu pekan, tapi semua panitia bekerja luar biasa dan dukungan masyarakat Kuansing terutama Inuman juga luar biasa," ujar Lexto.
Camat Inuman, Zamri SPdI mengatakan, Festival Pacu Jalur di Tepian Datuak Panglimo Dalam ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga memiliki nilai histori yang tinggi.
"Dulunya di Tepian Datuak Panglimo Dalam ini juga pernah digelar Pacu Jalur selepas hari raya Idulfitri. Kembali digelarnya tradisi ini diharapkan dapat memperkuat kebersamaan dan kebanggaan bagi masyarakat terhadap warisan budaya pacu jalur," ujar Zamri.
Zamri mengapresiasi kesiapan panitia pelaksana yang telah bekerja keras mempersiapkan ajang ini dengan waktu yang singkat.
Editor : Rinaldi