TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby di hari pertama masuk kerja usai Idulfitri, Selasa (8/4/2025), langsung melakukan rapat koordinasi (Rakor) bersama seluruh kepala dinas dan badan, camat di lingkungan Pemkab Kuansing.
Dalam rakor itu, Suhardiman Amby terang-terangan memberikan pendelegasian wewenang kepada Wakil Bupati H Muklisin. Dia meminta memberikan wewenang untuk mengurus 11 organisasi perangkat daerah (OPD) kepada Wakil Bupati, H Muklisin.
Bahkan pendelegasian wewenang itu sudah tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) nomor 115/3/2025.
"Sesuai dengan Perbup yang sudah saya tandatangani, saya memberikan kewenangan pada pak Wabup untuk mengkoordinir dan mengurus 11 OPD yang ada," ujar Suhardiman Amby di ruang multimedia Kantor Bupati Kuansing itu.
OPD yang didelegasikan kepada Wabup Muklisin antara lain, Setwan, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Ketahanan Pangan, Dinas Kopdagrin, Dinas Sosial PMD, Dinas Perikanan, Dukcapil, Dinas Perkim, Dinas Tenaga Kerja, BPBD, Bapenda dan Dispersip.
Pelimpahan tugas ini perlu agar tugas dan fungsi Bupati dan Wakil Bupati itu lebih jelas dan nyata.
"Saya berharap, ada percepatan akselerasi seperti tuntasnya berbagai Ranperda, program swasembada pangan, lebih sehatnya pertumbuhan koperasi, lahirnya BUMDes yang sehat, porsi tenaga kerja yang lebih banyak, raihan PAD yang lebih baik serta hal-hal lain di bawah komando Pak Wabup,"kata Bupati Suhardiman Amby.
Wakil Bupati, H Muklisin yang ikut hadir langsung, berterimakasih atas kepercayaan dan pendelegasian wewenang yang di sampaikan Bupati H Suhardiman Amby.
"Ini tugas berat. Namun saya butuh komitmen dan kerjasama kepala OPD, agar penugasan dari Pak Bupati bisa berjalan baik," sambung mantan anggota DPRD Kuansing itu.
Ibarat tim sepakbola, maka tim yang kuat adalah yang bisa bekerjasama dengan baik, bukan yang main sendiri. Suhardiman Amby menegaskan agar semua OPD bisa bekerjasama, dan lebih jeli menjemput bola untuk mendatangkan dana provinsi dan pusat ke Kuansing.
"Jangan duduk di meja saja, tapi jalin komunikasi lebih banyak dengan pemerintah provinsi dan pusat, selaras dengan program yang digagas Presiden Prabowo," ujar Suhardiman Amby.(dac)
Editor : Edwar Yaman