TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Pemkab Kuansing sudah final akan membangun gedung baru untuk pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Kabupaten Kuansing. Lokasinya pun sudah ditetapkan eks lapangan cabor panahan yang digunakan ketika Porprov Riau di Kuansing lalu.
Lokasi itu dinilai paling layak. Berada dekat dengan pusat kota, memiliki akses yang mudah, memiliki kemiringan syarat minimal dan sertifikat.
Kini, Pemkab Kuansing tengah menyiapkan data calon siswa Sekolah Rakyat yang diverifikasi oleh Dinas Sosial dan PMD Kuansing. Dinas Sosial dan PMD ternyata sudah merampungkan data calon siswa Sekolah Rakyat.
Baca Juga: Menjaga Dungun Terakhir: Pohon Tua, Pengadang Abrasi di Ujung Pesisir Siak
"Untuk data calon siswa Sekolah Rakyat, sudah kami siapkan. Bahkan, sudah disampaikan kepada Kementerian Sosial RI," kata Kadis Sosial PMD Kuansing, Erdiansyah SSos, Ahad (15/6/2026).
Dijelaskan Erdiansyah, data tersebut diambil dari data decil 1 dan decil 2 masyarakat miskin yang ada di Kuansing. Karena salah satu syarat siswa Sekolah Rakyat adalah anak keluarga miskin atau tidak mampu.
Data itu sudah dilakukan verifikasi oleh Dinsos PMD Kuansing dan disampaikan pada Kementerian Sosia untuk diverifikasi ulang.
Baca Juga: Balita Tewas setelah Dianiaya Berulang Kaki, Tangan, dan Mulut Diikat Pakai Lakban
"Kalau sudah disetujui oleh Kemensos, maka akan diterapkan sebagai siswa di program Sekolah Rakyat Kuansing," jelas Erdiansyah.
Untuk jumlah siswa yang akan ditempatkan dalam program Sekolah Rakyat sebanyak 125 orang dengan lima ruang belajar. Untuk pendidikan SD 25 orang satu ruang belajar. SMP dan SMA masing-maaing dua ruang belajar dengan masing-masing 50 orang siswa.
Semua siawa akan diasramakan di Sekolah Rakyat nantinya. Sehingga dalam penetapan siswa Sekolah Rakyat ini, Dinas Sosial PMD juga meminta persetujuan dari orang tua siawa.
Baca Juga: Hari Ini Jemaah Haji Kloter Pertama Riau Tiba di Pekanbaru
Untuk bangunan sendiri, akan disiapkan secara penuh pendanaannya oleh Kemensos RI. Dia berharap program Sekolah Rakyat suskses dilaksanakan di Kuansing.(dac)
Editor : Edwar Yaman