Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

SMAN 2 Singingi Tegaskan Komitmen sebagai Institusi Pendidikan yang Terbuka di Era Digital

Desriandi Candra • Sabtu, 21 Juni 2025 | 14:16 WIB
Peserta sosialisasi SPMB di SMAN 2 Singingi, Desa Sungai Sirih Kecamatan Singingi, Kamis (19/6/2025) kemaren.
Peserta sosialisasi SPMB di SMAN 2 Singingi, Desa Sungai Sirih Kecamatan Singingi, Kamis (19/6/2025) kemaren.

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- SMAN 2 Singingi menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang terbuka, partisipatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman yang menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Upaya ini dilakukan SMAN 2 Singingi dengan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026 secara terbuka di Gedung Serbaguna Seroja Sungai Sirih, Singingi, Kamis (19/6/2025).

Kegiatan ini dihadiri berbagai kalangan yang terdiri dari pelajar kelas IX SMP/MTS sederajat, orang tua, serta masyarakat umum.

Sosialisasi ini diselenggarakan untuk memberikan informasi resmi dan menyeluruh mengenai mekanisme penerimaan peserta didik baru, mulai dari jalur domisili, afirmasi, prestasi, hingga jalur mutasi atau perpindahan tugas.

"Sosialisasi ini adalah bentuk keterbukaan kami kepada masyarakat. Harapannya, semua orang tua dan calon siswa memahami SPMB dan dapat mengikuti dengan lancar," ujar Kepala SMAN 2 Singingi Fita Heradona SE dalam sosialisasi itu.

Kepala Desa Sungai Sirih Singingi, Sitas Riyanto SSos menyampaikan kebanggaannya kepada SMAN 2 Singingi yang berada di desanya itu.

"SMAN 2 Singingi yang terletak di Sungai Sirih ini merupakan sekolah kebanggaan masyarakat Singingi dengan peminat terbanyak dan selalu bertambah tiap tahunnya," ujar Sitas Rianto.

Selanjutnya, Ketua Panitia Darniatye SPd menyampaikan, sekolah tidak hanya membuka ruang tanya jawab saat kegiatan, tetapi juga menyediakan akses informasi digital melalui website resmi dan media sosial sekolah.

"Kami ingin seluruh proses SPMB bisa diakses dan dipahami semua kalangan, baik yang datang langsung maupun yang mengikuti dari rumah," ujarnya.

Sosialisasi disampaikan melalui presentasi multimedia, sesi tanya jawab terbuka dan booth konsultasi langsung dengan menghadirkan narasumber Mulkismawati SPdI MPSi. Dalam kesempatan itu, Mulkismawati menyampaikan materi secara interaktif. Peserta yang berhasil menjawab pertanyaan terkait SPMB mendapatkan bingkisan.

"Saya senang sekali karena bisa menjawab dengan benar dan mendapat hadiah. Tapi yang paling penting saya jadi paham jalur masuk dan dokumen apa saja yang dibutuhkan," ungkap Aisyah, salah satu pelajar kelas IX dari SMPN 2 Singingi usai sosialisasi.

Editor : Rinaldi
#Sosialisasi SPMB #institusi pendidikan #era digital