Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pendangkalan Jelang Pacu Jalur 2025, Tepian Narosa Kuansing Mulai Dilakukan Pengerukan

Desriandi Candra • Minggu, 13 Juli 2025 | 14:05 WIB
Panitia pacu jalur 2025 mulai melakukan pengerukan arena Tepian Narosa Teluk Kuantan, Ahad (13/7/2025).
Panitia pacu jalur 2025 mulai melakukan pengerukan arena Tepian Narosa Teluk Kuantan, Ahad (13/7/2025).

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Debit air sungai Kuantan, sudah dua pekan ini terus surut. Ini disebabkan, cuaca panas yang melanda dan hujan yang nyaris tidak turun.

Sementara jadwal pacu jalur akbar di Tepian Narosa 20-24 Agustus 2025 semakin dekat. Melihat kondisi pendangkalan debit air sungai Kuantan itu, panitia pacu jalur tradisional tahun 2025, mulai melakukan pengerukan arena pacu jalur.

Mulai pancang finish hingga ke pancang start nantinya. "Hari ini, pengerukan arena pacu jalur Tepian Narosa Teluk Kuantan mulai dilakukan," kata Ketua Panitia Pacu Jalur Tradisional tahun 2025, Werry Ramadhan Putra pada Riaupos.co, Ahad (13/7/2025) di Teluk Kuantan.

Dijelaskan Werry, untuk pengerukan sungai kuantan, panitia mengerahkan dua unit alat berat. Untuk hari ini, satu alat berat eksavator sudah mulai bekerja di lokasi. Sementara tambahan satu unit alat berat milik Pemkab Kuansing itu, akan tiba satu dua hari ini di lokasi.

Bahkan saat ini, Pemkab lewat Dinas PUPR Kuansing meminta bantuan ampibi ke Pemprov Riau. Bila berhasil, alat ampibi ini akan digunakan untuk melakukan pengerukan bagian arena yang dangkal di beberapa titik. Seperti di kawasan pancang star hingga pancang kedua.

"Kalau tidak ada bantuan ampibi itu, kita tidak bisa membawa alat berat kita kebagian tengah sungai Kuantan yang juga ada beberapa titik yang dangkal," ujar Werry.

Ini juga diungkapkan Ketua Seksi Gelanggang Pacu Jalur 2025, Emmerson. Menurut Emmerson, pengerukan arena pacu jalur di Tepian Narosa Teluk Kuantan itu, akan memakan waktu 20 hari kedepan.

Untuk memaksimalkan pengerukan arena pacu jalur ini, panitia lewat Dinas PUPR Kuansing sudah meminta bantuan pada Dinas PUPR Riau satu unit ampibi. Ampibi akan digunakan membawa alat berat ke bagian tengah sungai kuantan yang dangkal.

"Jadi kita meminjam ampibi ke Pemprov Riau lewat Dinas PUPR Riau. Ini dimaksudkan agar pengerukan sungai kuantan yang akan menjadi arena pacu jalur akbar ini bisa maksimal," ujarnya.

Selain itu, untuk helat pacu jalur sendiri, sambung Werry, panitia mengingatkan pengunjung untuk berhati-hati bila ada agensi traveling wisata yang mengatasnamakan panitia atau Pemkab Kuansing. Sebab, panitia belum ada melakukan kerjasama kunjungan paket wisata pacu jalur dengan agensi manapun.

"Jadi sekali lagi kami menghimbau untuk berhati-hati," kata Werry. (dac)

Editor : M. Erizal
#sungai kuantan #pendangkalan sungai #Pacu Jalur 2025 #pengerukan #pacu jalur kuansing