Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Wakapolda Riau Pimpin Langsung Operasi PETI di Kuansing, 13 Rakit Dimusnahkan

Desriandi Candra • Jumat, 1 Agustus 2025 | 00:30 WIB
Wakapolda Riau Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo langsung pimpin operasi PETI di Desa Pintu Gobang Kari Kecamatan Kuantan Tengah, Kamis (31/7/2025) siang.
Wakapolda Riau Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo langsung pimpin operasi PETI di Desa Pintu Gobang Kari Kecamatan Kuantan Tengah, Kamis (31/7/2025) siang.

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Polres Kuantan Singingi bersama jajaran Polda Riau menggelar operasi penambangan emas tanpa izin (PETI) Kuantan tahun 2025, Kamis (31/7/2025).

Sebelum turun melakukan operasi PETI hari pertama, Wakapolda Riau, Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo SH MHan, dan diikuti oleh para pejabat utama Polda Riau serta unsur gabungan dari TNI, Brimob, Dit Samapta, Dit Polairud, Polres Kuansing, dan Satpol PP Kabupaten Kuansing, melakukan apel di Mapolres.

Sebanyak 156 personel dikerahkan dalam kegiatan ini. Operasi PETI Kuantan hari pertama menyasar tiga lokasi berbeda yang diduga kuat menjadi titik aktivitas penambangan ilegal.

Tim pertama yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Riau Jossy bersama para pejabat utama Polda dan Kapolres Kuansing, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat SIK MH bergerak menuju wilayah Desa Pintu Gobang Kari di Kecamatan Kuantan Tengah.

Di lokasi tersebut, petugas menemukan sejumlah rakit PETI, mesin penyedot, dan perlengkapan lainnya yang digunakan untuk aktivitas penambangan liar.

Sementara itu, tim kedua yang dipimpin oleh Kasat Samapta Polres Kuansing AKP Repriadi SE bersama Kapolsek Kuantan Hilir, melaksanakan operasi di kawasan aliran Sungai Batang Kuantan, tepatnya di Desa Pulau Komang, Kecamatan Sentajo Raya. Tim ini juga menemukan beberapa unit rakit beserta peralatan pendukung penambangan.

Lokasi ketiga, Dusun Kayu Batu, Desa Muaro Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, tim yang dipimpin oleh Kasat Intelkam AKP Syurfanaidi, SH dan Kapolsek Hulu Kuantan, berhasil menemukan empat rakit PETI serta mesin penyedot merk Tianly.

Seluruh rakit yang ditemukan di tiga lokasi langsung dimusnahkan di tempat dengan cara dibakar. Sementara beberapa peralatan lainnya seperti mesin sedot, spiral, karpet sintetis, dan alat dulang diamankan sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Tidak ada pelaku yang berhasil diamankan dalam operasi hari pertama ini, namun aparat telah memasang plang larangan aktivitas PETI di seluruh lokasi yang menjadi sasaran, sebagai bentuk peringatan keras terhadap pelaku dan masyarakat sekitar.

Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, menegaskan penambangan emas tanpa izin merupakan aktivitas ilegal yang sangat merusak lingkungan dan tidak akan ditoleransi.

Ia menyampaikan operasi ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan dan menyeluruh demi menjaga kelestarian lingkungan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kuansing.

Ia menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi seluruh personel yang telah menjalankan tugas dengan baik. Seluruh rangkaian kegiatan Operasi PETI Kuantan Hari Pertama Tahun 2025 berlangsung hingga pukul 17.30 WIB dan berjalan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. (dac)

Editor : M. Erizal
#peti kuansing #penertiban peti di kuansing #wakapolda riau