TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Kabupaten Kuansing banyak memiliki potensi pariwisata alam. Ada Air Terjun Tujuh Tingkat Guruh Gemurai di Desa Kasang Kecamatan Kuantan Mudik, Air Terjun Tujuh Tingkat Batang Koban Desa Lubuk Ambacang, arum jeram Desa Sungai Kelelawar Kecamatan Hulu Kuantan, Danau Biru Pucuk Rantau, dan banyak lagi.
Dari data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kuansing, objek wisata alam yang dimiliki Kabupaten Kuansing tak kurang dari 40 objek wisata. Namun sayang, sampai sekarang tidak terkelola dan ditata dengan baik. Padahal, di daerah-daerah di Indonesia yang lebih dulu maju, panorama alam ini justru menjadi pemasukan. Menjadi penyumbang pendapatan daerah yang besar.
Karena itu, potensi pariwisata yang dimiliki oleh Kuansing, sudah selayaknya di tata dan dikelola dengan baik.
"Ke depan, potensi pariwisata alam Kuansing yang masih asri ini, bisa dikelola dan di tata dengan baik," ungkap Ketua DPRD Kuansing H Juprizal SE MSi pada Riaupos.co, kemarin.
Menurut Juprizal, potensi pariwisata Kuansing bila dikelola dengan baik, ia yakin juga akan memberikan pendapatan daerah yang signifikan. Mengingat anggaran kita yang kecil, maka penataan dan pengelolaannya difokuskan pada satu objek. Misalnya, objek Air Terjun Tujuh Tingkat Guruh Gemurai di Desa Kasang Kecamatan Kuantan Mudik.
Air Terjun Tujuh Tingkat Guruh Gemurai ini, memiliki potensi yang lebih cepat penanganannya. Sebab, objek wisata alam yang satu ini sudah dikenal seluruh masyarakat Kuansing dan daerah tetangga seperti Sumatera Barat.
"Ini kita benai dulu. Tapi fokus bertahap dan tuntas," ujarnya.
Bila sarana dan prasarananya sudah dilengkapi, maka harus di tata dan dikelola dengan baik oleh dinas terkait. Sehingga orang nyaman datang. Bahkan bisa dipadukan dengan paket pariwisata pacu jalur.(dac)
Editor : Edwar Yaman