Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Penanganan Abrasi di Jalan Narasinga Rengat Tuntas, Warga Apresiasi Bupati Inhu

Raja Kasmedi • Minggu, 12 Oktober 2025 | 18:40 WIB
Anggota DPRD Inhu, Yurizal SH saat meninjau pelaksanaan pekerjaan penanagan abrasi di Jalan Narasinga Rengat, Ahad (12/10/2025).
Anggota DPRD Inhu, Yurizal SH saat meninjau pelaksanaan pekerjaan penanagan abrasi di Jalan Narasinga Rengat, Ahad (12/10/2025).

RENGAT (RIAUPOS.CO) - Warga di Kelurahan Kampung Besar Kota (Kambesko) Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan sekitarnya merasa legah atas senang. Pasalnya, Jalan Narasinga di daerah itu yang mengalami rusak berat akibat abrasi, tuntas ditangani.

Bahkan saat ini, Jalan Narasinga di Kelurahan Kambesko sudah dapat dilintasi oleh kendaraan roda empat. Karena sebelumnya, badan jalan tergerus abrasi mencapai 70 persen di sepanjang 20 meter.

Tidak itu saja, pemukiman warga di daerah itu hingga fasilitas umum lainnya seperti Mesjid Al Hidayah juga terancam terdampak banjir jika kondisi Sungai Indragiri meluap. Dimana, pemukiman warga dan fasilitas umum, posisinya di bawah badan jalan.

Salah seorang warga daerah itu yang juga anggota DPRD Kabupaten Inhu, Yurizal SH mengatakan bahwa, bencana abrasi di Jalan Narasinga yang terjadi awal Juli 2025 lalu membuat warga cemas. Karena kondisi abrasi yang terjadi cukup parah hingga badan jalan ikut tergerus masuk ke Sungai Indragiri.

Atas kejadian itu, dirinya bersama warga lainnya datang langsung menjumpai Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto S.Sos MSI.

"Kami bersama warga, menghadap dan meminta langsung kepada Bupati Inhu untuk penanganan abrasi tersebut," ujar Yurizal SH yang juga Anggota Komisi III DPRD Inhu, Ahad (12/10/2025).

Atas penanagan abrasi tersebut, Jalan Narasinga sudah dapat lintasi kendaraan roda empat dan warga dapat terhindar ancaman banjir.

"Dulu lokasi abrasi tersebut sering disebut tebing runtuh, sekarang kami namakan tebing indah dan kami apresiasi Bupati Inhu," ungkap Yurizal.

Dalam pada itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Inhu melalui Kabid Bina Marga, Suheri ST mengatakan bahwa, penanganan abrasi di Jalan Narasinga sudah tuntas dilakukan.

"Penanganannya mengunakan belanja tak terduga pada APBD Inhu tahun 2025," ujarnya.

Akibat abrasi sambungnya, Jalan Narasinga ditangani dengan cara pemasangan batu bronjong pada bagian bibir sungai. Kemudian, dibagian atas badan jalan di timbun dengan batu split.

Sehingga secara umum, kekuatan mehanan ancaman abrasi sudah cukup kuat.

"Saat ini belum dilakukan pengaspalan. Karena tanah masih labil," terangnya. (kas)

Editor : M. Erizal
#Jalan narasinga rengat #sungai indragiri #Yurizal sh #anggota dprd inhu #abrasi #yurizal dprd inhu #inhu