TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Peristiwa kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Kuansing terutama di bulan Oktober dan November 2025 masih sering terjadi. Tercatat, hingga 18 November 2025, angka kebakaran lahan di Kuansing mencapai 25,5 hektare. Rata-rata disebabkan oleh kelalaian manusia.
Karena itu, Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, saat memimpin apel gelar Pasukan Kesiapsiagaan Trantibum dan Siaga Kebakaran, Kamis (21/11/2025) pagi, di halaman Satpol PP-PKP Kabupaten Kuantan Singingi, mengingatkan pentingnya kesiapan seluruh pasukan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ancaman kebakaran di wilayah Kuansing.
“Kita harus sigap, cepat, dan bekerja dengan penuh tanggung jawab demi keselamatan masyarakat,” ujar Bupati.
Kasat Pol PP-PKP Kuantan Singingi, Riokasyterwandra SSos MM menyampaikan, apel gelar pasukan ini menjadi momentum memperkuat koordinasi lintas sektor. Ia menegaskan, seluruh personel Satpol PP - PKP siap menjalankan tugas dengan maksimal sesuai arahan pimpinan daerah.
Kebakaran lahan, termasuk penanganan kebencanaan yang harus ditangani tanpa kenal waktu. Untuk mengantisipasi kebakaran lahan yang terus meningkat, ia sudah menyampaikan himbauan pada semua camat untuk disampaikan pada semua desa dan kelurahan yang ada.
Agar selalu waspada terhadap tindakan yang menimbulkan ancaman kebakaran lahan. Misalnya imbauan tidak membuang puntung rokok sembarangan dan menghindari aktivitas membakar di lahan. Dimana di tengah perubahan cuaca sekarang ini, rawan terjadinya kebakaran lahan. (dac)
Editor : M. Erizal