TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Polisi sampai hari ini, masih belum berhasil melacak keberadaan RZ, pelaku pembunuhan Antonius Laia (33), warga Desa Muara Tobek Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuansing, Kamis (18/9/2025) lalu.
Itu artinya, sudah dua bulan lebih, RZ berhasil lepas dari "buruan" Polres Kuansing dan Polsek Kuantan Mudik seperti tidak berkutik mengungkap pelaku pembunuhan yang satu ini.
"Pelaku masih buron, dan masih dalam proses pencarian," ungkap Kapolres Kuansing AKBP Raden Ricky Pratidiningrat lewat Kasat Reskrim , Iptu Gerry Agnar Timur, Senin (24/11/2025).
Gerry mengatakan, apabila ada informasi terkait keberadaan pelaku bisa informasikan padanya atau anggota Polres Kuansing lainnya.
Padahal, Kapolres Kuansing AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, dua minggu setelah kejadian, sudah mengumumkan akan memberikan hadiah atau penghargaan pada masyarakat yang memberikan informasi atau berhasil menangkap pelaku.
Tetapi ternyata, sayembara itu tidak juga membuahkan hasil hingga kini. Keberadaan RZ masih misterius dan tidak diketahui perginya.
Aksi pembunuhan yang dilakukan RZ terhadap Antonius Laila, diduga karena sakit hati. Tetapi apa motifnya, belum terungkap sampai sekarang.
Kejadian ini bermula, saat korban bersama istrinya, Yuniama Yai, melintasi Jalan Plasma I Desa Muara Tobek, Kecamatan Pucuk Rantau, 18 September 2025,sekitar pukul 08.00 WIB.
Lalu tiba-tiba, RZ datang langsung menusuk korban dengan mengunakan pisau. Setelah melakukan penusukan, pelaku langsung melarikan diri.
Sementara istri korban, Yuniama, langsung lari meminta pertolongan. Tetapi saat kembali bersama sejumlah warga, korban sudah tersungkur di tanah dan dalam keadaan meninggal. (dac)
Editor : M. Erizal