Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kuansing Siaga Bencana, BPBD Sarankan Balai Jalan Pantau Ruas Jalan di Bukit Betabuh

Desriandi Candra • Rabu, 3 Desember 2025 | 16:56 WIB
Kalaksa BPBD Kuansing, H Yulizar
Kalaksa BPBD Kuansing, H Yulizar

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Kabupaten Kuansing, sejak Ahad (30/11/2025), sudah menetapkan status siaga bencana. Itu menyusul air debit Sungai Kuantan, mengalami peningkatan drastis sejak hujan merata di Kuansing dan Sumatera Barat.

Namun air Sungai Kuantan, sejak Senin (1/12/2025) sore hingga Rabu (3/12/2025) surut drastis. Ini menyusul, intensitas hujan menurun di wilayah Sumatera Barat dan Kabupaten Kuansing.

Meski begitu, Kabupaten Kuansing masih menetapkan status siaga bencana, baik banjir maupun longsor. "Sampai hari ini, daerah kita masih status siaga bencana. Belum kita tingkatkan ke status Siaga Darurat Bencana atau Tanggap Darurat Bencana," ungkap Kalaksa BPBD Kuansing, H Yulizar, Rabu (3/11/2025).

Peningkatan status kebencanaan itu, lanjut Yulizar, berdasarkan perkembangan di lapangan. "Sekarang air jauh surut, intensitas hujan turun. Tapi kita tetap melakukan pemantauan bersama instansi penanganan kebencanaan Kabupaten Kuansing," kata Yulizar.

Untuk banjir, wilayah Kabupaten Kuansing dipengaruhi bila intensitas hujan tinggi dan merata terjadi di wilayah Kuansing. Selain itu, juga dipengaruhi kondisi curah hujan di wilayah Sumatera Barat. Sebab, beberapa sungai asal provinsi tetangga itu, seperti Sungai Ombilin, Sungai Tanikek, Sungai Sinamar, terhubung dengan Sungai Kuantan di Kabupaten Kuansing.

"Kalau sungai-sungai di wilayah Sumatera Barat ini meluap, maka kita di Kuansing harus waspada. Sungai Kuantan juga akan meluap. Karena hilirnya ke Sungai Kuantan," ujarnya.

Selain mewaspadai bencana alam banjir saat musim hujan, beberapa titik jalan nasional di Kabupaten Kuansing juga rawan longsor. Ada dua titik jalan lintas nasional yang rawan longsor. Yakni ruas jalan lintas di kawasan Bukit Betabuh Kecamatan Kuantan Mudik.

Titik ruas jalan ini rawan. Tahun 2024 lalu, juga terjadi longsor hingga hampir menyebabkan askses jalan putus menuju Sumatera melewati Kuansing. Sebab, ruas jalan ini berada di daerah perbukitan. Dimana ketika peralihan musim panas ke hujan, membuat kondisi tanah labil.

Titik kedua berada di kawasan jalan lintas nasional di kawasan Bukit Cokiak, Kelurahan Muara Lembu Kecamatan Singingi. Menyikapi itu, Pemkab menyarankan agar Balai Jalan Kementerian PU yang ada di Pekanbaru juga stanby dan melakukan pemantauan lokasi. "Kalau untuk longsor, ini titik rawan yang ada di Kuansing," ujar Yulizar.

Editor : Rinaldi
#bukit betabuh #pantau ruas jalan #bpbd kuansing #kuansing siaga bencana