TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Ada program baru disaat liburan panjang, Natal 2025 dan Tahun 2026 yang disiapkan Kementerian Agama RI se-Indonesia. Program ini, adalah program Masjid Ramah Pemudik.
Dimana saat liburan panjang itu, masjid diminta tetap buka, memberikan layanan bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang. Masjid disiapkan sebagai tempat istirahat yang aman dan nyaman bagi pemudik dan musafir saat melakukan perjalanan.
Makanya pengelola masjid diimbau tetap buka, dan memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan.
Di Kabupaten Kuansing sendiri, ada 41 Masjid Ramah Pemudik yang disiapkan tersebar di sejumlah kecamatan yang ada di Kuansing. Terutama, masjid-masjid yang berada di pinggiran jalan lintas, punya lahan parkir yang memadai.
"Jadi di Kuansing, ada 41 Masjid Ramah Pemudik yang kita siapka. Dan ini sudah berjalan sejak kemaren," kata Kakan Kemenag Kuansing, H Suhelmon MM, Jumat (26/12/2025).
Sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) Masjid Ramah Pemudik dari Kemenag, lanjut Suhelmon, mencakup layanan komprehensif.
Seperti fasilitas fisik (toilet bersih, ruang istirahat 24 jam, area wudhu memadai, P3K, toilet difabel/lansia, ramp kursi roda, memiliki ruang laktasi anak, ruang khusus ibu/anak, perlengkapan sarung/mukena).
Kemudian, layanan non-fisik seperti makanan/minuman gratis, air minum refill, informasi jadwal, konsultasi syariah dan memiliki standar pelayanan (kebersihan, keamanan, pembukaan 24 jam, ramah difabel/lansia, ramah lingkungan, ramah anak/perempuan).
Dan masjid-masjid ini dihimbau untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi musafir saat mudik Nataru atau liburan panjang.
"Program ini berlangsung hingga liburan panjang Nataru dan sekolah. Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi semua umat yang melakukan perjalanan dan butuh istirahat," ujar Suhelmon. (dac)
Editor : M. Erizal