TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Pasar Bawah Telukkuantan semuanya sudah rata. Yang tinggal kini pecahan batu bata, kayu-kayu, papan dan besi-besi bekas cor bangunan yang terlihat masih berserakan, Kamis (22/1/2026) pagi.
Tetapi dua alat berat milik Dinas PUPR, masih stand by di lokasi. Mereka akan melanjutkan pekerjaan pembersihan bekas material bangunan yang masih berserakan itu. Ruas jalan Gunung Kesiangan yang menjadi tempat berdirinya kios Pasar Bawah itu kini ikut ditimbun.
"Jalan Gunung Kesiangan hingga eks Pasar Bawah akan kami lanjutkan dengan penimbunan. Ketinggiannya sama dengan lapangan Taman Jalur eks Ludin," ungkap Kadis PUPR Kuansing, Ade Fahrer.
Baca Juga: Putusan MK Pertegas Anggota Polri Tetap Sah Duduki Jabatan Sipil
Ade Fahrer menjelaskan, untuk tahap awal, eks Pasar Bawah Telukkuantan akan digunakan sebagai lokasi pelaksanaan MTQ Riau 2026 yang dijadwalkan Juni 2026. Makanya, PUPR menggesa penimbunan.
Usai tuntas penimbunan, dilanjutkan dengan pembangunan Astaqa MTQ Riau dengan sarana yang dibutuhkan.
"Dan semua itu harus sudah tuntas di Mei 2026," ujarnya.
Baca Juga: Dipinjamkan Barca ke Gironistes
Selain itu, kawasan ini menjadi lokasi pendukung utama pelaksaan iven pacu jalur di Tepian Narosa Teluk Kuantan di bulan Agustus. Masuk kawasan rencana induk pengembangan daerah maupun water front city.
Sementara terkait pedagang, Kadis Kopdagrin Kuansing Drs Mansur MM menyebutkan, sejak eksekusi dilakukan sebagian di antara mereka sudah pindah los Pasar Rakyat Teluk Kuantan dan ruas jalan sekitar Pasar Rakyat.
"Tapi selebihnya ada yang mencari tempat lain," kata Masnur.
Baca Juga: PLN Permudah Proses Penyambungan Listrik Baru
Pemkab, lanjut Masnur, menawarkan dua lokasi untuk para pedagang di kios Pasar Bawah. Masing-masing di Pasar Rakyat Teluk Kuantan dan Pasar Modern Tradisional Kuansing.
"Kalau ada yang mencari tempat lain di luar itu, ya silahkan," kata Masnur.(dac)