TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Jembatan Gantung Lubuk Jambi di Desa Bukit Kauman, Kecamatan Kuantan Mudik, tahun 2026 ini, akan dibangun ulang oleh Kementerian PUPR.
Pasalnya, pembangunan ulang jembatan gantung ini sudah masuk dalam skala kegiatan prioritas Kementerian PU 2026. "Informasi ini disampaikan BPJN Riau yang merupakan perpanjangan tangan di daerah," ungkap Kadis PUPR Kuansing Ade Fahrer ST melalui Kabid Bina Marga Faizal ST pada Riaupos.co, Rabu (4/2/2026) di Teluk Kuantan.
Namun konstruksi pembangunan jembatan gantung baru akan berbeda dengan lokasi yang rusak. Jembatan gantung baru itu, akan dibangun di Desa Kinali, sedikit ke hilir dari Desa Bukit Kauman tempat jembatan gantung yang rusak. Tak jauh dari lokasi pompanisasi Desa Kinali dan menghubungkan Desa Pebaun Hulu.
Sebetulnya, Pemkab mengusulkan tiga titik untuk lokasi pembangunan jembatan gantung yang baru pasca jembatan lama rusak parah di hantam banjir Sungai Kuantan pada 3 Januari 2024 silam.
Namun dari hasil peninjauan dengan kementerian di tiga titik lokasi yang diusulkan, lokasi yang ada sekarang yakni di Desa Kinali dinilai lebih layak. Baik dari segi ketinggian tebing maupun panjang jembatan yang akan dibangun.
Dimana untuk konstruksi panjang jembatan gantung yang baru itu maksimal 120 meter atau lebih pendek dari jembatan lama yang rusak sekitar 200 meter dan lebar 1,8 meter.
Namun ia belum mengetahui secara persis kapan akan dimulai konstruksinya. Begitu juga soal desainnya, ia pun belum mendapatkan informasi yang detail.
"Kita sekarang masih menunggu informasi dari pusat soal kapan akan dimulai dan bentuk konstruksi jembatan. Apakah dengan konstruksi jembatan gantung yang lama sedikit bergoyang atau model kaku. Jadi nanti kita beri info lanjutan dan mudah-mudahan segera," ujarnya.
Jembatan gantung Lubuk Jambi ini termasuk skala prioritas yang diusulkan Pemkab lewat Bupati Kuansing H Suhardiman Amby. Makanya, PUPR Kuansing terus mengawal kegiatan pembangunannya dari kementerian.
Dimana jembatan gantung ini menjadi akses alternatif lebih cepat masyarakat ke Lubuk Jambi. Kini masyarat desa seberang Sungai Kuantan dari Desa Saik, Pebaun Hilir, Pebaun Hulu bila hendak ke Lubuk Jambi harus memutar ke ruas jalan poros yang ada. Sehingga akan lebih jauh dan lama.
Editor : Rinaldi