TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan satu unit truk tronton pengangkut batu bara terjadi di Jalan Lintas Teluk Kuantan-Kiliran Jao. Tepatnya di Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, Rabu (11/2/2026) siang. Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan sopir truk, berinisal BS (43), meninggal dunia di lokasi kejadian.
Menurut Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana SH SIK MH melalui Kapolsek Kuantan Mudik AKP Ridwan Butar Butar SH MH, Kamis (12/2/2026), kecelakaan bermula saat truk roda 10 dengan nomor polisi BM 98xx WU bermuatan batu bara melaju dari arah Kiliran Jao, Sumatera Barat menuju Telukkuantan, Riau.
Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan jalan menikung memasuki jembatan, kendaraan diduga mengalami rem blong sehingga tidak dapat dikendalikan. Truk kemudian terbalik dan menabrak besi pembatas jembatan.
Akibat kejadian tersebut, korban terhimpit di dalam kabin kendaraan dan meninggal dunia di tempat. Warga yang berada di sekitar lokasi bersama petugas segera melakukan evakuasi. Sekitar pukul 12.40 WIB, korban berhasil dikeluarkan dan dibawa menggunakan ambulans ke Puskesmas Lubuk Jambi.
Identitas korban diketahui berinisial BS, lahir di Pangkalan, 25 April 1982, pekerjaan sopir, beralamat di Pasar Baru Desa Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat.
“Personel langsung mendatangi TKP, melakukan pengaturan arus lalu lintas, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Unit Laka Polres Kuansing untuk penanganan lebih lanjut. Kejadian ini juga telah kami laporkan kepada pimpinan,” ujarnya.
Kerugian materil akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp50 juta. Sementara itu, jenazah korban saat ini masih berada di Puskesmas Lubuk Jambi menunggu penjemputan dari pihak keluarga.
Kapolres Kuansing melalui Kapolsek Kuantan Mudik Ridwan Butar Butar turut menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut dan mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan berat, agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum perjalanan.
“Kami mengingatkan kepada seluruh pengemudi untuk rutin melakukan pengecekan rem dan kelayakan kendaraan, terutama saat melintasi jalur perbukitan dan tikungan tajam, guna mencegah kejadian serupa,” kata AKP Ridwan.(dac)
Editor : Edwar Yaman