Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hindari Lonjakan Gula Darah saat Berbuka, Ini Tips yang Disarankan Dinkes Kabupaten Kuantan Singingi

Desriandi Candra • Kamis, 26 Februari 2026 | 12:15 WIB

Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kuansing, Helma Muliani SFarm APt
Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kuansing, Helma Muliani SFarm APt

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Kasus Diabetes Melitus (DM) atau yang akrab disebut penyakit gula dipicu oleh kadar gula darah yang tinggi. Biasanya disebabkan oleh mengkonsumsi makanan yang tinggi kadar gula. Apalagi di saat bulan Ramadan sekarang. Berbagai menu makanan dan minuman yang tinggi kadar gula, mudah didapat.

Sementara kebanyakan orang tak sadar dengan kondisi itu. Makanya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menyampaikan kiat untuk menghindari lonjakan gula darah saat berbuka puasa.

Kepala Dinas Kesehatan Kuansing Aswandi SKM melalui Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P), Helma Muliani SFarm Apt menyebutkan, masyarakat perlu menghindari konsumsi makanan yang tinggi kadar gula seperti minuman yang manis, takjil yang tinggi gula, dan makan dengan porsi yang banyak sekaligus.

Sebaliknya, melakukan pola berbuka puasa yang baik dengan minum air putih, makan kurma, hindari minuman tinggi gula, makan secara bertahap, konsumsi makanan yang banyak mengandung serat dan protein serta hindari gorengan.

"Ini beberapa kiat yang baik yang kami anjurkan untuk menekan gula darah pada saat berbuka puasa," ujar Helma Muliani, Kamis (26/2/2026).

Kasus Diabetes Melitus (DM), kata Helma Muliani termasuk tinggi di Riau. Dari data tahun 2025 lalu, ada sebanyak 5.019 orang menderita Diabetes Melitus di Kabupaten Kuansing. Sementara di Januari 2026, angkanya sudah mencapai 1.320 orang di Kuansing yang ditangani 25 Puskesmas yang ada di Kabupaten Kuansing.

Skrining pada penderita Diabetes ini, disasarkan pada usia produktif . Targetnya 2,7 persen dari usia produktif. Untuk menekan angka Diabetes Melitus di Kabupaten Kuansing, Dinkes dan Puskesmas lewat program kesehatan rutin melakukan edukasi ke masyarakat tentang pola hidup sehat dan kendalikan gula darah di saat bulan Ramadhan.(dac)

 

Editor : Edwar Yaman
#Kabupaten Kuantan Singingi #kadar gula darah #gula darah