TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Festival Perahu Baganduang yang menjadi tradisi di Kenegerian Lubuk Jambi, Kecamatan Kuantan Mudik, sudah ditetapkan tahun ini akan dilaksanakan tanggal 26 Maret 2026.
Perwakilan Perahu Baganduang dari 10 desa di Kecamatan Kuantan Mudik, sudah menyatakan akan kembali tampil memeriahkan dan menyemarakkan pagelaran tradisi turun temurun yang dilaksanakan beberapa hari setelah Idulfitri itu.
’’Tahun ini, disepakati bersama dilaksanakan 26 Maret 2026 atau hari kelima Idulfitri,’’ kata Camat Kuantan Mudik Januarisman didampingi Sekcam Kuantan Mudik, Komaini SE MM, Selasa (3/3).
Menurut Januarisman, perwakilan Perahu Baganduang dari 10 desa yang sudah menyatakan kesediaanya ambil bagian di tradisi ini, masing-masing Desa Kinali, Aur Duri, Koto Lubuk Jambi, Banjar Padang, Sangau, Kasang, Pebaun Hilir, Pulau Binjai, Seberang Pantai dan Rantau Sialang.
Baca Juga: Safari Ramadan di Kampar, Pemprov Riau Salurkan Sejumlah Bantuan
Meski dirapat penetapan jadwal Festival Perahu Baganduang, Senin (2/3) belum semua yang hadir, biasanya menjelang hari H pelaksanaan akan bertambah. Pihak Pemerintah Kecamatan Kuantan Mudik sudah menyampaikan surat ke desa soal agenda tahunan Festival Perahu Baganduang.
‘’Tahun lalu, ada 16 Perahu Baganduang yang ikut menyemarakkan festival dan kami berharap jumlah yang ikut bertambah,’’ ujarnya.
Dimana satu desa biasanya ada yang membuat dua sampai tiga Perahu Baganduang. Festival Perahu Baganduang tidak dilombakan, hanya menampilkan tradisi manjompuik limau dan gulang-gulang dalam festival.
Baca Juga: 10 Desa di Kecamatan Kuantan Mudik Kuansing Bakal Semarakkan Festival Perahu Baganduang
Semua peserta Festival Perahu Baganduang akan hilir beriringan dari hulu Sungai Kuantan di Desa Koto Lubuk Jambi menuju Topian Muko Lobuah Desa Banjar Padang yang menjadi pusat kegiatan tahunan.
Pemerintah Kecamatan Kuantan Mudik bersama panitia, akan melakukan gotong royong membersihkan area Balai Topian Muko Lobuah sebelum Idulfitri dan sebelum hari H pelaksanaan.(dac)