Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

DLH Kuansing Dirikan Pos Jaga Sampah Liar di Tobek Panjang, Bila Kedapatan Ada yang Buang Sampah Sembarangan Bakal Ditindak

Desriandi Candra • Minggu, 29 Maret 2026 | 13:55 WIB

Pos jaga atau pantau darurat DLH Kuansing di lokasi sampah liar Dusun Tobek Panjang, Desa Koto Taluk Kecamatan Kuantan Tengah dijaga petugas, Ahad (29/3/2026).
Pos jaga atau pantau darurat DLH Kuansing di lokasi sampah liar Dusun Tobek Panjang, Desa Koto Taluk Kecamatan Kuantan Tengah dijaga petugas, Ahad (29/3/2026).


TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kuansing seriusi aksi pembuangan sampah liar di Jalan Mangga, Dusun Tobek Panjang, Desa Koto Taluk Kecamatan Kuantan Tengah.

Satu pos jaga didirikan di lokasi itu. Di pos jaga ini juga ditempatkan personel DLH Kuansing dari pagi hingga malam.

Dari pantauan Riaupos.co, Ahad (29/3/2026), pos jaga di lokasi sampah liar di Tobek Panjang dibuat darurat.

Sampah-sampah yang menumpuk sudah jauh berkurang sejak DLH Kuansing, Sabtu (28/3/2026) mengerahkan satu unit backoloader milik Dinas PUPR Kuansing. Tidak ada sampah baru yang dibuang warga di lokasi.

"Tadi pagi ada beberapa sampah baru yang dibuang. Mungkin subuh atau petugas belum ada. Tapi tadi pagi sudah diangkut petugas kebersihan dengan satu unit Kaisar,"sebut Yanti yang jaga di pos jaga atau pantau di lokasi itu.

Lalu kata Yanti, ada dua orang ibu-ibu yang datang ke lokasi membawa kantong sampah sekitar pukul 10.00 WiB. Tapi dia larang, karena itu bukan lokasi untuk membuang sampah. Akhirnya dua orang ibu-ibu itu tidak jadi membuang sampah dan pergi.

Menurutnya, lokasi ini memang harus dijaga terus. Sebab, sudah menjadi kebiasaan warga membuang sampah di tempat itu. "Kalau tidak dijaga, pasti bertumpuk lagi," ujarnya.

Ia menyebutkan pos jaga lokasi sampah liar ini bisa dibuat lebih baik, sehingga petugas piket kebersihan bisa menjaga 24 jam.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kuansing, Delis Martoni mengatakan, pos jaga atau pos pantau sampah liar di lokasi Tobek Panjang itu masih darurat.

Dimana pos itu dibangun dadakan dan swadaya Sabtu (28/3/2026) kemarin. Tujuannya agar orang tidak lagi membuang sampah di lokasi itu, karena memang bukan tempat pembuangan sampah.

Jika diketahui oleh petugas, lanjut Delis, akan ditangkap dan di proses DLH Kuansing. Delis Martoni menghimbau, agar setiap masyarakat punya tanggungjawab dan kesadaran tidak membuang sampah sembarang.

"Ini kota kita, kabupaten kita. Jadi sama-sama kami imbau untuk sama-sama bertanggungjawab dengan sampah-sampahnya. Jangan dibuang sembarangan. Bila tidak, jangan salahkan kami bila ambil tindakan tegas bila kedapatan oleh personel," tegas Delis.

Menyinggung soal armada, Delis mengakui kalau masih kurang. Saat ini, jumlah personel petugas kebersihan berjumlah 201 orang berkurang 100 orang sejak 2025 lalu karena terjadinya efisiensi anggaran.

Lalu enam unit dump truck dalam kondisi baik dari delapan unit yang ada. Dua unit dump truck dalam kondisi rusak dan segera diperbaiki. Satu unit L300 dan tujuh unit motor Kaisar.

Setiap hari tetap bertugas membersihkan dan mengangkut sampah-sampah. Di Teluk Kuantan ada 30 ton sampah yang diangkut setiap hari.

Makanya, DLH selalu menyampaikan masyarakat harus menyiapkan tong sampah masing-masing di rumah. Sehingga memudahkan petugas untuk pengangkutan dan sampah tidak dibuang sembarangan.

Langkah lain yang dilakukan DLH sesuai instruksi Bupati Kuansing, pengelolaan sampah di kecamatan akan dilimpahkan pada pemerintah kecamatan.

"Mudah-mudahan Perbupnya sudah jalan bulan depan. Intinya, penanganan sampah harus dilakukan sama. Mulai dari masyarakat, desa/kelurahan, kecamatan," kata Delis Martoni. (dac)

Editor : M. Erizal
#dlh kuansing #Pembuangan Sampah Liar #Sampah