Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Rayendra Anak 4,5 Tahun yang Tenggelam Belum Ditemukan, Basarnas Gunakan Alat Pendeteksi

Desriandi Candra • Sabtu, 4 April 2026 | 15:00 WIB
BPBD Kuansing mendirikan tenda di Desa Teluk Pauh Kecamatan Cerenti untuk melakukan pencarian anak yang tenggelam di Sungai Kuantan, Jumat (3/4/2026) malam.(BPBD Kuansing)
BPBD Kuansing mendirikan tenda di Desa Teluk Pauh Kecamatan Cerenti untuk melakukan pencarian anak yang tenggelam di Sungai Kuantan, Jumat (3/4/2026) malam.(BPBD Kuansing)

 

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Rayendra, anak laki-laki usia 4,5 Tahun yang diduga hanyut di Sungai Kuantan, Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, hingga Sabtu (4/4/2026) pukul 14.00 WIB belum ditemukan.  BPBD Kuansing bersama tim Basarnas, pemerintah kecamatan dan desa, terus melakukan pencarian.

Menelusuri Sungai Kuantan dari titik ditemukannya sandal anak dengan menggunakan perahu karet. Tetapi tetap saja masih belum ada hasil. Bahkan tim Basarnas yang tiba ke Desa Teluk Pauh kemarin, akan menggunakan alat pendeteksi benda di kedalaman sungai. 

"Sekarang ini, tim Basarnas tengah menyiapkan peralatan pendeteksi benda di kedalaman sungai. Mudah-mudahan ada hasil dan korban bisa segera ditemukan," ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kuansing, H Yulizar yang dihubungi Riaupos.co.

Baca Juga: Harapan Italia Tampil di Piala Dunia 2026 Masih Ada jika Iran Benar-Benar Mundur, Presiden FIFA Tegaskan Hal Ini

Personel BPBD Kuansing, lanjut Yulizar, untuk membantu pencarian anak yang tenggelam ini menyiapkan tenda dan berjalan di lokasi. Tetapi anak laki-laki dari warga Desa Teluk Pauh Cerenti Nelmawati dan Azman Hardi, belum berhasil ditemukan.

Kejadian ini bermula saat korban bermain “pancing-pancingan” di tepi Sungai Kuantan bersama teman-temannya.

Namun, saat teman-temannya pulang, korban masih berada di lokasi seorang diri. Orang tua yang merasa kehilangan kemudian melakukan pencarian dan menemukan sandal serta alat bermain milik anaknya di tepi sungai.

Baca Juga: Belasan Pasien Telantar Akibat Layanan Poli RSUD Bengkalis Tutup, Begini Penjelasan Pihak Rumah Sakit

BPBD bersama Polsek Cerenti dan masyarakat setempat langsung menurunkan tim melakukan pencarian. BPBD juga menghimbau agar warga untuk turut membantu proses pencarian dan meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas anak-anak di sekitar aliran sungai. Apalagi dengan kondisi air sungai Kuantan saat ini yang naik dan deras.(dac)

Editor : Edwar Yaman
#sungai kuantan #basarnas #desa teluk pauh