TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Dalam rekomendasi DPRD Kuansing terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Kuansing tahun 2025, DPRD lewat juru bicaranya Nurkhasanah, tegas meminta menuntaskan utang tunda bayar tahun 2024 dan 2025 pada tahun anggaran 2026 ini.
Sebab, bila tidak dituntaskan akan kembali membebani APBD tahun 2027. Pemkab Kuansing sendiri komit untuk menuntaskan sesuai kemampuan keuangan daerah.
"Kita tentu saja komit menuntaskan utang tunda bayar itu sesuai kemampuan keuangan daerah kita," kata Kepala BPKAD Kuansing Jafrinaldi AP MIP, Jumat (17/4/2026).
Baca Juga: Asadel Land Suguhkan Rumah Berkualitas, Harga Terjangkau dengan Lingkungan yang Layak
Dijelaskan Jafrinaldi, sesuai hasil review yang dilakukan oleh Inspektorat Kuansing terhadap utang daerah sebesar Rp169 miliar lebih. Utang daerah tahun 2024 sebesar Rp42,3 miliar lebih dan utang daerah tahun 2025 sebesar Rp126,7 miliar lebih.
Jafrinaldi tak menapik angka itu tidak sama dengan yang dikantongi dalam buku laporan keuangan pada DPRD Kuansing. Itu dikarena ada beberapa OPD yang belum di review. "Jadi angka Rp202 miliar yang disampaikan kawan-kawan DPRD juga tidak bisa kita salahkan. Tetapi kami menyampaikan tentu yang sudah di review oleh Inspektorat Kuansing," jelas Jafrinaldi.
Untuk mencicil utang tunda bayar itu, Pemkab sudah melakukan pergeseran atau rasionalisasi kegiatan di semua OPD. Terutama belanja kegiatan dan belanja modal yang tidak dalam skala prioritas.
Baca Juga: Stok MinyaKita di Kuansing Aman, Bulog Bakal Blacklist Mitra yang Jual di Atas HET
Seperti SPPD perjalanan dinas dalam ibu kota kecamatan dan luar daerah, belanja ATK, makan minum, bimbingan teknis dan lainnya. Selain itu, mengajukan pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp50 miliar yang masih dalam proses. "Yang jelas sesuai arahan pak Bupati, Pemkab berkomitmen menuntaskan tunda bayar itu. Minimal angkanya tidak terlalu besar di 2027 mendatang," jelas Jafrinaldi.
Pemkab juga terus memacu optimalisasi potensi PAD untuk pembiayaan daerah. Dimana diharapkan di tahun 2026 juga mengalami peningkatan.
Editor : Rinaldi