TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Nur Khasanah SPdI MSi adalah sosok perempuan yang lahir di Baganbatu, 10 November 1987 yang tinggal di Jalan Sisingamangaraja, Desa Sukamaju, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Anak kedua dari tiga bersaudara pasangan almarhum Sunarto dan Suwarni itu, sekarang adalah salah satu srikandi yang cukup vokal dari lima orang Srikandi Kuansing yang duduk di DPRD Kabupaten Kuantan Singingi sejak 2024 lalu.
Lewat Pemilu Legislatif (Pileg) tahun 2024 lalu, Nur Khasanah terpilih dan duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Kuantan Singingi dari daerah pemilihan (Dapil) Kuansing V (Kecamatan Singingi dan Singingi Hilir).
Di Pileg 2024 lalu, Nur Khasanah memilih Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai wadah untuk maju ke kancah politik, menuju DPRD Kuansing untuk memperjuangkan aspirasi masyarakatnya.
Dirinya resmi bergabung menjadi anggota PKS Kabupaten Kuansing pada 2018 lalu. Tetapi sebelum resmi bergabung, Nur Khasanah sudah menjadi partisipan PKS dari tahun 2008 ketika ia masih kuliah di Pulau Jawa.
Baca Juga: JCH Riau Diimbau Patuhi Jadwal
”Menjadi partisipan PKS sudah sejak 2008, dan 2018 mantapkan hati untuk bergabung dan berjuang bersama PKS untuk masyarakat Kuansing,” ujar Nur Khasanah, Senin (20/4).
Sebelum terjun ke kancah politik, maju ke DPRD Kuansing, Nur Khasanah, berprofesi sebagai guru. Bahkan menjadi kepala sekolah di salah satu yayasan pendidikan di Kecamatan Singingi Hilir. ”Dan sampai sekarang saya masih aktif menjadi salah satu bagian dari yayasan tersebut,” ujarnya.
Nur Khasanah miliki alasan sendiri mengapa akhirnya dia terjun ke politik dan ikut kontestasi di Pileg 2024 lalu bersama PKS Kuansing. Alasannya, dia merasa prihatin melihat kondisi lingkungan dan daerahnya di Desa Suka Maju dan desa-desa lain di Kecamatan Singingi Hilir. Di mana seakan jauh dari cipratan pembangunan dari pemerintah.
Ia berharap, dengan berada di DPRD Kuansing dirinya bersama anggota DPRD lainnya bisa berjuang untuk pemerataan pembangunan yang ada di desanya dan Kecamatan Singingi Hilir pada umumnya.
”Kami ingin adanya pemerataan pembangunan dengan daerah lain, khususnya ibukota Kuantan Singingi (Kota Teluk kuantan),” ungkapnya.
Baca Juga: Jarak Pandang Berkabut dari Flyover SKA Pekanbaru Selasa Pagi, BMKG: Bukan Asap
Saat ini, dia diamanahkan oleh Fraksi PKS sebagai anggota Komisi I DPRD Kuantan Singingi. Di mana salah satu mitra Komisi I adalah, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga. Fraksi menilai, dengan basicnya orang yang berkecimpung di pendidikan, berharap mampu untuk menjadi jembatan para stakeholder di bidang pendidikan, memajukan pendidikan, meningkatkan mutu pelayanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan, arahan, dukungan (tenaga/sarana), dan pengawasan serta menyampaikan aspirasi, saran, kritik, dan keluhan masyarakat terkait penyelenggaraan pendidikan yang ada di Kuantan Singingi.
Sebab kondisi pendidikan saat ini, masih banyak anak Kuansing yang saat ini jauh dari karakter bangsa, jauh dari karakter pancasila, bahkan jauh dari karakter agama.
Lewat DPRD, ia ingin berusaha merubah pola pendidikan Kuansing. Namun disadarinya, itu semua tidak bisa lepas dari kerja sama semua pihak, baik masyarakat, sekolah, bahkan pemerintah.
ATepat di momen Hari Kartini ini, Nur Khasanah terus komit memperjuangkan aspirasi masyarakatnya, kaumnya dan Kabupaten Kuansing umumnya.(dac/ifr)
Editor : Arif Oktafian