Polsek Cerenti yang mendapatkan informasi itu, langsung ke lokasi kejadian untuk membantu evakuasi jenazah. Ps Kanit Patroli Polsek Cerenti Aiptu Rabestin Purba bersama dengan Aiptu Romi Suratmo SE, Aipda Ihsan Saputra, BrpdaA Fernando Hasoloan Panjaitan dan Bripda Rio Prastyo, langsung ke lokasi.
"Memang benar, tadi pagi ada mayat laki-laki lanjut usia ditemukan mengapung di Sungai Kuantan di wilayah Inuman. Jenazah sudah di evakuasi," kata Kapolsek Cerenti Iptu Feri Fadli SH yang dihubungi Riaupos.co.
Baca Juga: 22 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan, Diolah Jadi Kompos Bernilai Ekonomis
Kapolsek Cerenti Feri Fadli menjelaskan, saat ditemukan mayat dalam kondisi tersangkut di batang pinang yang berada kurang lebih lima meter dari tepi Sungai Kuantan dan sudah meninggal dunia.
Diketahui bahwa korban merupakan warga Desa Banuaran Kecamatan Kuantan Hilir Kabupaten Kuantan Singingi yang telah dilaporkan hilang sejak hari Selasa tanggal 21 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.
Polsek Cerenti pun sudah meminta keterangan dari Makmur, Difa, sebagai saksi. Makmur yang masih keluarga Salim menjelaskan, kalau Salim telah dilaporkan hilang sejak hari Selasa tanggal 21 April 2026 sekira pukul 10.00 WIB.
Salim pergi dari rumah dengan berjalan kaki tidak mengenakan alas kaki hingga beberapa jam tidak pulang dan telah dilakukan pencarian. Namun tidak ditemukan juga sehingga dilaporkan hilang ke Polsek Kuantan Hilir.
Baca Juga: Surat Kades Dihapus, Diganti Aplikasi XStar
Sedangkan Difa yang berprofesi sebagai nelayan asal Desa Pulau Beralo Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, menerangkan pada hari Kamis tanggal 23 April 2026 sekira pukul 07.00 Wib sewaktu dirinya sedang mencari ikan di Desa Seberang Pulau Busuk kecamatan Inuman, tidak lama kemudian melihat ada seorang laki-laki yang sudah tidak bernyawa di dekat pangkal pinang tersangkut.
Kemudian memberitahukan temuan tersebut kepada pemilik Kompang Anto. Bahwa ada seorang laki-laki yang sudah tidak bernyawa di dekat pangkal pinang Desa Seberang Pulau Busuk.
Anto langsung memberitahukan kepada masayarakat Desa Seberang Pulau Busuk untuk mengangkat tubuh laki - laki yang sudah tidak bernyawaitu. Kemudian diantar ke keluarganya yang diketahui berada di Desa Banuaran Kecamatan Kuantan Hilir.
Pihak keluarga yang diwakili Makmur, kata Feri Fadli, menolak untuk dilakukan autopsi dan telah dibuatkan surat penolakannya. Jenazah Salim pun akhirnya dibawa ke rumah duka di Desa Banuaran Kecamatan Kuantan Hilir untuk segera dimakamkan.(dac)
Editor : Edwar Yaman