TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Menjelang keberangkatan, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memberitahukan pada seluruh JCH Kabupaten Kuansing untuk mengantarkan koper bagasi jemaah.
Penyerahan koper itu pun di percepat. Semula paling lambat tanggal 25 April 2026 menjadi tanggal 24 April 2026.
"Iya. Untuk penyerahan koper jemaah kita percepat. Semula paling lambat tanggal 25 April menjadi 24 April 2026," ungkap Kakan Kemenhaj Kabupaten Kuansing, H Armadis SAg MPd, Kamis (23/4/2026).
Baca Juga: Jadi Bapak Asuh Anak Stunting, BKPP Salurkan Asupan Makanan ke Rumah Warga Tanjung Simandolak
Percepatan itu, kata Armadis mengingat koper-koper jemaah haji Kuansing ini juga dikirim lebih cepat oleh panitia ke Pekanbaru, yakni tanggal 27 April 2026.
Sementara koper-koper JCH Kuansing itu untuk pemberian labeling, stiker dan id pengenal koper dan penyampulan membutuhkan waktu. Sampai hari ini, dari 187 jemaah Kuansing, sebanyak 120 jemaah sudah menyerahkan kopernya ke Kantor Kemenhaj Kuansing.
"Besok, kami menunggu hingga pukul 16.30 Wib untuk penyerahan di Kantor Kemenhaj Kuansing,"sebut Armadis.
Baca Juga: Kepala UPT Dinas PUPR di Riau Mengaku Takut Dimutasi, Terpaksa Ikut Nyetor Japrem
Untuk keberangkatan, Armadis menjelaskan masih tetap sesuai dengan jadwal. Yakni bertolak dari Teluk Kuantan ke Pekanbaru pada tanggal 28 April 2026, tanggal 29 April 226 dari Pekanbaru ke embakasi haji Batam dan tanggal 30 April 2026 dari embarkasi Batam menuju Madinah.
Di Madinah, Jemaah akan mulai melaksanakan rangkaian ibadah selama hari. Lalu di Makkah selama 27 hari.
Tahun ini, dalam keberangkatan JCH Kuansing akan menggunakan batik daerah khas Kuansing. Mulai dari Pekanbaru menuju Embarkasi Batam. Lalu dari Embarkasi Batam menuju tanah suci menggunakan batik nasional. Di Madinah, JCH Kuansing juga akan menggunakan atribut batik daerah Kuansing.
Baca Juga: Kasus DBD Meningkat, Dinas Kesehatan Inhu Imbau Warga Waspada
"Ini untuk memudahkan identitas diri asal jemaah di tengah jutaan orang yang berkumpul," ujarnya.
Selain baju batik, JCH Kuansing juga akan dilengkapi kacu yang di pasang di leher ciri khas daerah, identitas dan pengenal lainnya untuk memudahkan mengenali jemaah.
Sejauh ini, ke 187 orang JCH Kuansing dalam kondisi sehat dan tidak ada pembatalan keberangkatan. Armadis pun menghimbau agar jemaah Kuansing menjaga kesehatan dan memperbanyak beribadah sebelum keberangkatan. (dac)
Editor : M. Erizal