TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Aksi pemberantasan narkoba terus dilakukan jajaran Polsek Benai. Di bawah komando Kapolsek Benai, Ipda M Ali Sodiq, Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 22.30 WIB mengamankan AL (41) di Desa Muara Langsat, Kecamatan Sentajo Raya.
Sebelum berhasil dibekuk, AL melakukan perlawanan dengan Kanit Reskrim Aipda Hardianto Manik. Melihat itu, Hardianto terpaksa menghadiahi AL sebuah timah panas di bagian betis kaki kiri yang membuatnya terjatuh. Tapi AL berusaha berdiri dan lari hingga jatuh tersungkur.
"AL walau sudah dilumpuhkan dengan peluru, masih mencoba lari dan akhirnya terjatuh. Personel kita langsung mengakhiri perlawanan AL," ungkap Kapolsek Benai Ipda M Ali Sidiq pada Riaupos.co, Jumat (1/5/2026).
Penangkapan AL, lanjut Ali Sodiq, berawal dari informasi masyarakat yang disampaikan pada Polsek Benai. Pada hari Rabu tanggal 29 April 2026 sekira pukul 21.30 WIB, Kanit Reskrim Polsek Benai Aipda Hardianto Manik beserta tim mendapatkan informasi dari masyarakat adanya peredaran narkoba di Desa Muara Langsat Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi.
Maka sekira pukul 22.00 WIB, Kanit Reskrim Polsek Benai bersama Bhabinkamtibmas langsung meluncur ke TKP yang dicuragai sebagai tempat peredaran narkoba tersebut. Pukul 22.30 WIB anggota sampai ke TKP dan langsung melakukan penggerebakan. Dimana ditemukan tiga orang laki-laki diduga sedang menggunakan narkotika jenis sabu. Pada saat pengamanan yang di lakukan oleh Kanit Reskrim dan Bhabinkamtibmas, AL melakukan perlawanan dan tidak koperatif.
Dua orang tekan AL, berhasil melarikan diri dengan inisial FD dan SD. Sedangkan AL yang melawan terpaksa dilumpuhkan dengan cara menembak kaki tersangka. Dari tangan AL, ditemukan barang bukti 13 plastik bening yang berisikan butiran kristal bening dan dua buah bong alat hisap sabu.
Baca Juga: Nekat Kabur, Tersangka Curat dan Curanmor 16 TKP di Rohul Dihadiahi Timah Panas, Satu DPO
AL yang mengalami luka tembak dievakuasi ke Puskesmas Benai untuk dilakukan pertolongan pertama. Kemudian dirujuk ke RSUD Teluk Kuantan.
"Kamis semalam kita rujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mengeluarkan proyektir peluru yang masih bersarang di betis kaki kiri. Karena mengenai tulang," sebut Ali Sodiq.
AL, adalah Target Operasi (TO) yang sudah lama dilakukan pengintaian. Aksi AL pun sudah meresahkan masyarakat. Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 13 bungkus plastik klip bening diduga berisikan narkotika jenis sabu, dua buah alat hisap sabu, 4 unit handphone, satu mancis, 4 Hp android, uang Rp825.000.00.
Editor : Rinaldi