TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Atrean mengular BBM di SPBU Sitorajo Kari 14 293 644 Jalan Lintas Teluk Kuantan-Kuantan Mudik dan SPBU Sungai Jering 14 293 640 di Jalan Proklamasi Kecamatan Kuantan Tengah, Selasa (5/5/2026), sudah jauh berkurang dari hari-hari biasanya sejak dua pekan terakhir.
Bahkan dari pantauan Riaupos.co di SPBU Sitorajo Kari yang biasanya ramai antrean kendaraan, sekitar pukul 15.00 WIB justru terlihat agak sepi. Tidak terlihat kendaraan truk coldisel, pickup yang berbahan bakar solar atau mobil-mobil berbahan bakar pertalite dan pertamax, antre panjang di jalan.
Padahal di jam yang sama hari sebelumnya, 1-3 Mei 2026, ramai antrean kendaraan di SPBU ini. Begitu pula di SPBU Sungai Jering, biasanya pada pukul 15.00 WIB antrean truk coldisel masih panjang mengular ke jalan. Sedangkan pertalite, juga antre lebih pendek dari biasanya. Dua SPBU ini dikelola oleh manajemen yang sama.
Baca Juga: Tanggapi Laporan Masyarakat, Propam Polres Kuansing Lakukan Pemeriksaan Seorang Anggota Polisi
Menurut Administrasi SPBU Sitorajo Kari dan SPBU Sungai Jering, Mega Wahyuna, sejak Senin (4/6/2026) sampai Selasa (5/5/2026), antrean kendaraan sudah jauh berkurang bahkan mulai normal.
Ini dikarenakan pasokan solar di SPBU Sitorajo Kari sudah masuk kembali setelah kuota bulan April 2026 sempat habis. Begitu pula dengan BBM jenis pertalite, dan BBM non subsidi lainnya juga sudah masuk. Sehingga, pengendara tidak perlu lagi harus ke SPBU Sungai Jering.
Untuk SPBU Sungai Jering sendiri pasokan cukup dan lancar, baik yang non subsidi maupun yang subsidi (solar dan pertalite). "Kalau pasokan lancar, sesuai kuota, mudah-mudahan antrean tidak akan panjang. Tetapi kalau ada BBM yang tidak masuk, maka pengendara pasti mencari ke SPBU terdekat. Akibatnya, antrean akan panjang," kata Mega. Mega mengakui sudah mengetahui kenaikan kembali harga BBM non subsidi sejak 4 Mei 2025 kemaren. Tetapi tidak terlihat ada lonjakan. Sebab, bulan sebelumnya juga sudah naik.
Editor : Rinaldi