TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Waspada! Cuaca saat ini berubah-ubah. Terkadang panas lumayan terik dan kemudian berubah mendung dan hujan lebat di sertai angin kencang dan petir. Bahkan satu harian, wilayah Kabupaten Kuansing diguyur hujan lebat tiada henti.
Perubahan cuaca yang mendadak itu, menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Riau maupun BPBD Kabupaten Kuansing, kondisi itu rupanya disebabkan oleh dampak Hidrometeorologi.
Sehingga perlu diwaspadai, karena bisa menimbulkan bencana alam seperti, banjir, longsor, puting beliung secara mendadak. Syukurnya, sejauh ini wilayah Kabupaten Kuansing masih aman dari bencana alam itu.
"Alhamdulillah, daerah kita masih aman akan bencana alam. Dan kita berdoa, semoga daerah kita aman dari bencana," ujar Kalaksa BPBD Kuansing, H Yulizar, Senin (11/5/2026).
Selain itu, di prakiraan BMKG Riau juga, pekan pertama hingga pekan kedua Mei 2026, intensitas hujan masih ada. Dimana intensitas hujan sedang dan rendah.
Tetapi di pekan ketiga Mei 2026, BMKG Riau memperkirakan sudah masuk musim panas. Dimana puncak musim panas diperkirakan terjadi di bulan Juli-Agustus 2026.
Baca Juga: Disnakertrans Riau Buka Layanan Pengaduan Ketenagakerjaan Selama 24 Jam
Menyikapi itu, BPBD Kuansing dalam waktu dekat segera menggelar apel siaga karhutla bersama instansi terkait.
Semua personel BPBD hingga ke relawan bencana di 15 Kecamatan maupun masyarakat peduli api (MPA) sudah di himbau agar selalu siaga dan siap akan bencana.
Selama Januari-Mei 2026 ini, ada 4,25 hektare lahan yang terbakar akibat Karhutla. Rata-rata disebabkan oleh kelalaian manusia.
Baca Juga: Demi Layanan Publik Lebih Berdampak, Kemenkum Riau Perkuat Mesin Analisis Kebijakan
Maka imbauan jangan buang puntung rokok sembarangan, hindari aktivitas menggunakan api saat di area kebun, menjadi pokok materi imbauan yang selalu disampaikan. Mudah-mudahan dengan tindakan preventif seperti ini, Kuansing bisa aman dari bencana dan Karhutla. (dac)
Editor : M. Erizal