TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Sembilan hari menjelang Iduladha 2026, beberapa komoditi mulai naik di Kuansing.
Dari peninjauan harga pasar yang dilakukan Dinas Kopdagrin Kuansing di wilayah Pasar Modern Teluk Kuantan, harga cabe rawit merah, rawit hijau, sawi hijau dan mentimun mengalami kenaikan dari pekan lalu.
Menurut Pejabat Fungsional Pengawas Perdagangan Dinas Kopdagrin Kuansing, Herlinawati, dari peninjauan harga di pasar modern Teluk Kuantan, cabai rawit merah dari Rp35.000 per Kg menjadi Rp60.000 per Kg atau naik Rp 25.000 per Kg.
Baca Juga: Gerakan Wakaf Uang Launching Perdana di MAN 2 Pekanbaru
Cabai rawit hijau juga mengalami kenaikan dari Rp35.000 per Kg menjadi Rp40.000 per Kg atau naik Rp5.000 per Kg.
Komoditi lain yang naik adalah sawi hijau, yakni dari Rp18. 000 pet Kg menjadi Rp25.000 per Kg atau naik Rp7.000 per Kg. Kemudian mentimun naik dari Rp15.000 per Kg menjadi Rp20.000 per Kg atau naik Rp5.000 per Kg.
"Sedangkan harga sembako lainnya masih tetap," ujar Herlinawati, Senin (18/5/2026).
Baca Juga: Polda Riau dan PT Agrinas Bahas Legalitas Lahan hingga Konflik KSO, Swasembada Pangan Jadi Fokus
Untuk beras masih tetap dan stabil. Beras Bola Naga tetap Rp15.300 per Kg. Beras Topi Koki tetap Rp15.500 per Kg. Beras SPHP tetap Rp12.400 per Kg. Beras Yokar tetap Rp14.000 per Kg.
Kemudian cabe merah keriting masih tetap Rp50.000 per Kg, bawang merah tetap Rp50.000 per Kg, gula pasir curah tetap Rp19.000 per Kg, gula pasir premium tetap Rp19.880 per Kg. Minyak goreng curah tetap Rp19.200 per liter, minyak goreng premium tetap Rp23.000 per liter, minyak kita tetap Rp15.700 per liter.
Lalu, daging ayam tetap Rp35.000 per Kg, telur ayam ras tetap Rp30. 000 per Kg. Daging sapi juga masih bertahan Rp 140.000 per Kg. Ikan segar kembung tetap Rp50.000 per Kg, ikan segar tuna/tongkol tetap Rp40. 000 per Kg.
Baca Juga: Wako Agung Siapkan TPA Baru di Muara Fajar, Sampah Akan Dipilah sebelum Masuk Lokasi Pembuangan
Untuk daging sapi, lanjut Herlinawati, harga Rp140.000 per Kg sejak usai Idulfitri lalu masih bertahan dan tidak turun-turun. Menurut pedagang yang di jumpai kondisi itu disebabkan BBM yang naik dan jarak yang jauh untuk mendapatkan sapi untuk dipotong. Sehingga mempengaruhi harganya.
Namun secara keseluruhan, komoditi sembako di Kuansing menjelang Iduladha masih stabil. (dac)
Editor : M. Erizal