Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Cuaca Panas, Taman Median Jalan Proklamasi Terancam, DLH Kuansing Lakukan Penyiraman Setiap Hari

Desriandi Candra • Sabtu, 6 Juni 2026 | 18:22 WIB
Taman di median Jalan Proklamasi mulai kering dan layu seperti yang terlihat Sabtu (6/6/2026) siang. (Desriandi Candra/Riaupos.co)

 
Taman di median Jalan Proklamasi mulai kering dan layu seperti yang terlihat Sabtu (6/6/2026) siang. (Desriandi Candra/Riaupos.co)  

 

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Cuaca panas luar biasa terjadi dalam dua pekan ini, sejak akhir Mei hingga Sabtu (6/6/2026). Dari pengukur cuaca di handphone, suhu udara di wilayah Kecamatan Kuantan Tengah terpantau 35 derajat celcius. Langit terlihat bersih tanpa ada awan mendung yang terlihat.

Cuaca panas ekstrem selama dua pekan ini, juga mulai berdampak pada taman di median jalan sepanjang Jalan  Proklamasi Telukkuantan. Mulai dari simpang SMKN 1 Telukkuantan sampai ke simpang Bundaran Tugu Cerano Telukkuantan.

Dari pantauan Riaupos.co, tanaman taman median jalan ini banyak yang mulai mengering, layu bahkan ada beberapa di antaranya jenis pohon ketapang mini sudah berguguran daunnya. Bila dibiarkan, taman median Jalan Proklamasi ini akan terancam mati.

 Baca Juga: Delapan Kios Semipermanen Ludes Terbakar, Damkar Pekanbaru Kerahkan 5 Unit Mobil Pemadam Kebakaran

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Pertamanan dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kuansing, Hardiman yang dikonfirmasi Riaupos.co tak menampik kondisi itu. Makanya, sejak sepekan ini mereka rutin melakukan  penyiraman taman median jalan di Jalan Proklamasi itu.

"Sudah seminggu ini kami rutin melakukan penyiraman taman di median Jalan Proklamasi Telukluantan itu," kata Hardiman.

Dijelaskannya, penyiraman dilakukan setiap sore hari. Mulai dari simpang SMKN 1 Teluk Kuantan-Swalayan Mandiri hingga ke simpang Bundaran Tugu Cerano Telukkuantan.

 Baca Juga: Tebar Keberkahan Bagi Alam, BRK Syariah Ikut Tanam Pohon di Kawasan Stadion Utama Riau

Menurutnya, ada dua faktor mengapa taman di median Jalan Proklamasi Teluk Kuantan ini cepat layu dan mengering. Pertama, hampir dua pekan tidak ada hujan. Hanya ada dua malam gerimis di Telukkuantan.

Kedua, taman median jalan ini dibuat langsung di atas aspal oleh rekanan waktu dulu. Sehingga akar tanaman seperti ketapang mini yang di tanam tidak bisa menembus tanah di bagian bawah untuk mencari asupan air dan hara.  Kondisi itu, membuat ketapang mini lebih cepat kering. Sedangkan utuk jenis tanaman bunga, akarnya tidak sampai ke bawah.

Berbeda dengan kondisi taman di median jalan simpang SMKN 1 Telukkuantan-Simpang Empat Sawah dan di jalan Simpang Empat Lampu Merah-Sungai Rumbio, taman yang dibuat di median jalan tidak di atas aspal. Maka lebih lama bertahan.

 Baca Juga: Nanik Sudaryati Deyang Kaji Ulang Sasaran MBG, Sekolah Mampu Bisa Tak Lagi Jadi Prioritas 

"Maka kalau kita lihat, di jalan itu ketapang mini yang di tanam daunnya sudah banyak yang rontok," ujarnya.

Untuk mengatasi itu, jalan satu-satunya tetap dilakukan penyiraman setiap hari.(dac)

 

Editor : Edwar Yaman
#cuacxe ekstrem #dlh kuansing #cuaca panas