TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Operasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuansing Senin (29/6/2026) lalu memang mengguncang masyarakat negeri jalur dan kalangan ASN di lingkungan Pemkab.
Sebab, dalam operasi itu KPK mengamankan Bupati, Sekda dan sejumlah pejabat Kuansing lainnya. Sehingga di khawatirkan akan menganggu jalannya pemerintahan.
Apalagi, dalam dua hari ini (Selasa-Rabu) terlihat sepi. Tak banyak pegawai yang beraktivitas. Begitu pula Kabag-kabag tidak berada di tempat.
Baca Juga: Asisten III Sebut Wabup Muklisin Masih di Kuansing
Namun Asisten III Setda Kuanaing Drs Azhar MM mengatakan Kuansing tengah dihadapi cobaan berat. Namun ia memastikan pelayanan pemerintahan tetap berjalan seperti biasa.
"Kita tidak mengelak fakta yang terjadi. Tetapi pelayanan pemerintahan masih tetap berjalan seperti biasa," ujar Azhar, Rabu (1/7/2026).
Menurut Azhar, kondisi Kantor Bupati yang terlihat sepi dari hari biasa, tidak bisa dikaitkan seluruhnya dengan kondisi yang terjadi. Sebab, Kabupaten Kuansing menjadi tuan rumah helat MTQ Riau ke-44. Dimana sebagian para ASN di lingkungan Pemkab Kuansing masuk dalam panitia. Sehingga ikut memonitor cabang lomba dan kafilah 12 kabupaten/kota.
Baca Juga: Panitia Tetapkan si Tukang Tari, Tukang Onjai, dan Timbo Ruang Terbaik, Ini Jalur Asalnya
Selain itu, dari awal memang disampaikan pada para ASN di Kuansing bila tidak ada aktivitas yang penting di dinas dan badan, dianjurkan ikut menyaksikan cabang perlombaan. Ini dimaksudkan untuk memberikan semangat pada qori dan qariah Kuansing yang sedang bertanding.
Ditanya soal apakah kondisi itu juga menggangu proses pencairan gaji pegawai dan pembahasan APBD Perubahan yang akan dimulai Agustus mendatang, Azhar mengatakan, untuk pembayaran gaji pegawai menurutnya tidak akan berdampak. Sebab, diproses oleh BPKAD.
Sementara untuk proses pembahasan APBD Perubahan 2026, Azhar mengatakan, tim TAPD selain Sekda sebagai Ketua TAPD juga terdiri dari beberapa eselon II lainnya. Yakni Asisten, Kepala Bappeda, Kepala BPKAD dan beberapa pejabat eselon II lainnya.
Baca Juga: Percepat Penerbitan Izin IPR, Pemprov Tingkatkan Koordinasi dengan Pemerintah Pusat
Namun tentu akan dilihat situasi perkembangan terakhirnya. Karena pembahasan APBD Perubahan belum dimulai.
Dia pun mengimbau pada seluruh ASN Kuansing untuk tetap masuk kerja dan menjalankan tugas pokok masing-masing yang diberikan.
Editor : Rinaldi