TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Beberapa daerah di Kabupaten Kuansing masih ada beberapa daerah/desa yang blank spot atau tidak terjangkau layanan telekomunikasi dan internet. Ini disebabkan, jaraknya yang jauh di pelosok, perbukitan dan hutan yang masih luas sehingga sulit di jangkau layanan telekomunikasi dan intenet.
Untuk membantu mengatasi blank spot itu, Dinas Kominfoss Kuansing sejak tahun 2025 lalu sudah bersurat ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemen Komdigi).
Ada 35 titik yang diusulkan untuk diperkuat layanan fasilitas telekomunikasi dan internet, sehingga bisa membantu memberikan layanan bagi masyarakat setempat. Baik proses pembelajaran, usaha UMKM dan lainnya.
Baca Juga: Argentina Kalahkan Swiss 3-1 lewat Perpanjangan Waktu untuk Hadapi Inggris di Semifinal
"Tahun 2025 lalu, kami sudah mengusulkan 35 titik tambahan fasilitas telekomunikasi dan internet. Dalam waktu dekat, kami akan mengkomunikasikan ulang sejauh mana realisasi yang berjalan," ungkap Plt Kadis Kominfoss Kuansing, Hevi H Antoni, Ahad (12/7/2026).
Menurut Hevi, 35 titik yang diusulkan itu terdapat di beberapa desa di Kecamatan Pucuk Rantau, Singingi Hilir, Singingi, Logas Tanah Darat, Benai, Sentajo Raya, Hulu Kuantan, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang, Inuman, dan Cerenti.
Meski belum ada informasi yang disampaikan soal realisasi lapangan usulan blank spot dari Pemkab Kuansing, dari pantauan lapangan, ada beberapa yang sudah terealisasi. Seperti di Benai dan Sentajo Raya. Namun Hevi menyebutkan segera bersurat ulang untuk memastikan daerah mana yang sudah berjalan.
Biasanya, pihak Komdigi melalui Telkomsel akan memperkuat jaringan itu dengan menggunakan tower Telkomsel atau tower bersama. Dalam rangka memperkuat pelayanan telekominikasi dan jaringan internet publik, Kominfoss Kuansing bekerja sama dengan Telkomsel juga akan menambah kapasitas layanan internet di kawasan Tepian Narosa Teluk Kuantan.
Penambahan ini dalam rangka menghadapi inven pacu jalur tradisional di Tepian Narosa Teluk Kuantan pada 19-23 Agustus 2026 mendatang.(dac)
Editor : Edwar Yaman