TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Dosen Universitas Islam Kuantan Singingi (Uniks) memulai langkah awal dalam mewujudkan gagasan besar menjadikan Desa Muaro Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya sebagai Desa Agroedu Tourism berbasis biodiversitas lokal.
Desa Muaro Sentajo memiliki potensi besar dijadikan sebagai Desa Agroedu Tourism. Karena letak yang strategis dengan akses jalan yang mudah dari Kota Telukkuantan. Selain itu yang lebih penting, letak desa yang langsung berbatasan dengan hutan lindung Sentajo Raya.
Langkah awal yang diambil oleh Dosen Uniks adalah dengan memulai mengenalkan jenis-jenis anggrek spesies yang hidup di kawasan hutan lindung Sentajo Raya.
Baca Juga: 10 Rakit PETI Dimusnahkan di Tiga Lokasi
Lewat kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM), Senin (20/7) dengan sumber dana Hibah BIMA Kementrian Pendidikan Tinggi (Kemendiktisaintek) Direktorat Jenderal Pengembangan (Ditjen Risbang) Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM), Pendanaan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) tahun 2026 dengan nomor kontrak induk 220/C3/DT.05.00/PM/2026.nomor kontrak turunan : 39/LL17/BOPTN PKM/2026 dan 03/LPPMDI/UNIKS/KPKM/IV/2026, dengan nilai kontrak sebesar Rp44.990.000,00 yang berhasil diraih oleh Dosen Universitas Islam Kuantan Singingi dari Fakultas Pertanian Program Studi Agroteknologi Dr Ir Pebra Heriansyah SP MP, Seprido SSi MSi dan Helpi Nopriandi SKom. MKom dari Program studi Teknik Informatika.
Menurut Ketua PKM Uniks, Dr Ir Pebra Heriansyah SP MP, kegiatan PKM ini mengangkat tema tentang ”Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK melalui Pengembangan dan Komersialisasi Anggrek Spesies dan Pelatihan Digital Marketing”.
Tujuannya untuk memberikan keberdayaan bagi kelompok Ibu-Ibu PKK Desa Muaro Sentajo melalui kegiatan pelatihan dan penyuluhan budidaya anggrek spesies, system integrasi dengan kelulut serta pelatihan digital marketing.
”Rencananya, kelompok ini akan dijadikan sebagai titik-titik yang menjadi sasaran kunjungan wisatawan lokal maupun manca negara,” ujar Ketua tim PKM Uniks, Dr Ir Pebra Heriansyah SP MP, Kamis (23/7).(dac/c)
Editor : Arif Oktafian