TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Usai pelaksanaan MTQ Riau tuntas, Dinas PUPR Kuansing lewat rekanan kembali melanjutkan proyek pembangunan astaka MTQ Riau itu. Hingga hari ini, Senin (3/8/2026) persentase pekerjaan di lapangan menjalani 75 persen.
Bangunan Astaka menuntaskan pembuatan balok lantai dua maupun kubah. Rencananya, bila tidak ada aral melintang, Selasa (4/8/2026) ini, akan dilakukan pengecoran lantai dua.
"Kondisi bangunan sudah 75 persen. Bila tidak ada aral melintang, besok sudah dilakukan pengecoran," ungkap PPTK proyek pembangunan Astaka Dinas PUPR Kuansing, Yusliadi Nopes.
Baca Juga: Wako Agung Sudah Konsultasi ke KPK RI dan Kemendagri Terkait HGB Kawasan STC, Berikut Hasilnya
Dijelaskan Yusliadi, usai dilakukan pengecoran, dilanjutkan dengan pemasangan kubah dan atap bangunan. Bangunan Astaka ini, terdiri dari satu kubah utama dan tiga kubah kecil.
Mereka menargetkan, pada tanggal 16 Agustua 2026 ini, bangunan sudah selesai dan tinggal finishing. Makanya pekerjaan pembangunan di lapangan terus di gesa. Sehingga bisa digunakan pada saat even pacu jalur 19-23 Agustua 2026.di Tepian Narosa Teluk Kuantan.
"Kami menargetkan, 16 Agustus 2026 pengecoran lantai dua dan atap susah selesai. Sehingga bangunan ini bisa dimanfaatkan untuk penunjang pacu jalur 2026," ujarnya.
Baca Juga: Pedagang Datangi DPRD Pekanbaru Minta HGB Diperpanjang
Nopes mengatakan, di dalam DPA Dinas PUPR, nomenklatur bangunan Astaka MTQ Riau. Makanya, untuk pelaksanaan MTQ Riau lalu Dinas PUPR Kuansing menargetkan bisa dimanfaatkan.
Namun pasca MTQ Riau, bangunan ini bisa difungsikan sebagai penunjang even pacu jalur maupun kegiatan daerah lainnya termasuk lokasi kuliner lokal.
Proyek pembangunan Astaka MTQ senilai Ro4, 1 miliar ini akan berakhir hingga 27 Agustus 2026 mendatang. (dac)
Editor : M. Erizal