Jalur Alam Cahayo Juara Pacu Jalur Tradisional Kuansing 2026, Copot Gelar Bintang Emas Cahaya Intan

Desriandi Candra • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:59 WIB
Jalur Alam Cahayo Tuah Nagori Cerenti. (Istimewa)
Jalur Alam Cahayo Tuah Nagori Cerenti. (Istimewa)

 

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Pacu jalur hari kelima, yang menjadi hari terakhir Pacu Jalur Tradisional tahun 2026, Ahad (23/8/2026) di Tepian Narosa Teluk Kuantan Kuansing benar-benar seru dan menegangkan. 

Ribuan penonton memadati arena Tepian Narosa Teluk Kuantan. Masyarakat sudah berduyun-duyun datang ke Tepian Narosa sebelum salat zuhur. 

Mereka berjejeran mencari tribun-tribun yang masih kosong. Ruas jalan Tepian Narosa saat pacu jalur dimulai, benar-benar tak bisa dilalui kendaraan roda dua. Bahkan para pejalan kaki pun harus berjalan perlahan. 

Baca Juga: Moto Prix Piala Wali Kota Pekanbaru Sukses Digelar, Galang Rp120 Juta untuk Korban Bencana NTT

Di arena perpacuan, sorak sorai penonton bergemuruh di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Seperti biasa, di tepian arena ada saja penonton yang terdengar histeris dan lantang. Itu menandakan, kalau jalur desa mereka tengah berpacu secara ketat. 

Laga perpacuan jalur hari kelima ini mempertemukan jalur-jalur tangguh dari kecamatan maupun kabupaten. Siapa yang menang, maka mereka lah yang berhak berpacu pada putaran berikutnya. 

Laga seru berlangsung di babak semi final. Di laga ini, mempertemukan empat jalur kandidat juara. Yakni Jalur Alam Cahayo Tuah Nagori Cerenti, Jalur Pangeran Hilir Rantau Cerenti, Jalur Panglimo Rimbo Piako Inhu dan Jalur Bintang Emas Cahaya Intan Kecamatan Hulu Kuantan. 

Baca Juga: Perempuan Penenun Riau, Penjaga Warisan Songket di Tengah Perubahan Zaman 

Di hilir pertama partai semi final, berlaga dua jalur asal Cerenti. Masing-masing Jalur Alam Cahayo Tuah Nogori dan Jalur Pangeran Hilir Rantau Kuantan. 

Jalur Alam Cahayo Tuah Nogori berada di posisi sebelah kiri. Sedangkan Jalur Pangeran Hilir Rantau Kuantan berada di posisi sebelah kanan. 

Kendati Jalur Pangeran Hilir Rantau Kuantan mencoba mengimbangi kecepatan Jalur Alam Cahayo Tuah Nogori, namun mereka tidak bisa bertahan terlalu lama. Sampai di pancang kelima, Jalur Alam Cahayo Tuah Nogori memastikan memenangkan perpacuan dari Jalur Pangeran Hilir Rantau Kuantan. Kedua jalur se kecamatan itu, langsung berangkulan ketika sampai di pancang finish. 

Baca Juga: Kabut Asap Tipis Selimuti Bagansiapiapi, BPBD Rohil Sebut Asap Kiriman

Kemudian di hilir kedua, saling berhadapan dua rival di arena Tepian Narosa Teluk Kuantan. Yakni pemegang gelar juara Pacu Jalur Tradisional tahun 2025, Jalur Bintang Emas Cahaya Intan Kecamatan Hulu Kuantan dan peraih Juara III Pacu Jalur Tradisional tahun 2025, Panglimo Rimbo Piako dari Inhu. 

Hasilnya, Jalur Bintang Emas Cahaya Intan sebagai pemegang gelar Juara Pacu Jalur tahun 2025 di Tepian Narosa, memupus harapan satu-satunya jalur asal Inhu, Jalur Panglimo Rimbo Piako. 

Dengan hasil itu, sang juara bertahan Jalur Bintang Emas Cahaya Intan dari Hulu Kuantan ini harus berhadapan dengan Jalur Alam Cahaya Tuah Nagori dari Cerenti di partai grand final. Perebutan gelar Juara Pacu Jalur Tradisional tahun 2026.

Baca Juga: UI Alkifayah dan KAMUS Riau Bedah Buku Politik Hukum Ahmad Supardi 

Sementara Jalur Pangeran Hilir Rantau Kuantan dari Cerenti juga harus berpacu kembali dengan Jalur Panglimo Rimbo Piako Inhu untuk memperebutkan juara III dan IV. 

Di laga seru grand final yang melelahkan itu, Jalur Alam Cahayo Tuah Nagori dari Kecamatan Cerenti akhirnya berhasil meraih gelar juara Pacu Jalur Tradisional di Tepian Narosa Teluk Kuantan tahun 2026.

Jalur Alam Cahayo Tuah Nagori di partai paling di tunggu-tunggu puluhan ribu penonton yang tumpah ruah itu, harus berjuang ekstra keras untuk mengalahkan kecepatan Jalur Bintang Emas Cahaya Intan sang Juara 2025 lalu. Dimana Jalur Bintang Emas Cahaya Intan tak ingin melepaskan gelar juara itu dengan mudah. 

Baca Juga: Semarakkan HUT Kemerdekaan ke-81, KOCI Riau Gelar Berbagai Perlombaan 

Baru di pancang kelima, Jalur Alam Cahayo Tuah Nagori Cerenti berhasil mendahului Jalur Bintang Emas Cahaya Intan dan memastikan gelar juara. Dengan kebersihan itu, Jalur Alam Cahayo Tuah Nagori menjadi Juara Baru Pacu Jalur Tradisional di Tepian Narosa Tahun 2026.

Sementara Jalur Bintang Emas Cahaya Intan harus puas di posisi kedua. Kesedihan terlihat dari seluruh anak pacuan Jalur Bintang Emas Cahaya Intan. Sedangkan rasa haru dan gembira terlihat di seluruh anak pacuan dan pendukung Jalur Alam Cahayo Tuah Nagori. 

Sementara perpacuan jalur perebutan III dan IV, juga menegangkan. Tapi Jalur Panglimo Rimbo Piako dari Inhu berhasil mengakhiri perlawanan jalur Pangeran Hilir Rantau Kuantan Cerenti. Jalur Panglimo Rimbo Piako Inhu berhasil meraih Juara III dan Jalur Pangeran Hilir Rantau Kuantan dari Cerenti di Juara IV.

Baca Juga: Tidak Kunjung Padam, Personel Pemadaman Karhutla di Desa Sungai Guntung Hilir Inhu Ditambah

Sedangkan Juara V, Jalur Toduang Biso Rimbo Piako Kuantan Mudik. Juara VI, Jalur Sari Jadi Gementar Alam Kuantan Hilir Seberang. Juara VII, Jalur Rajo Bujang Pangean. Juara VIII, Jalur Panglima Hitam Bintang Nagori Inuman. Juara IX, Jalur Panglima Tasik Indang Bunian Inhu. Juara X, Kalajengking Tigo Jumbalang Kuantan Mudik. Juara XI, Jalur Putri Anggun Sibiran Tulang Kuantan Mudik. Juara XII, Jalur Panglima Indragiri Dubalang Hitam Inhu. Juara XIII, Jalur Ratu Sialang Kuantan Mudik. Juara IV, Jalur Tuah Datuk Keramat Imbang Dialam Inhu. Juara XV, Jalur Tuah Keramat Bukit Embun Inhu. 

"Alhamdulillah, pacu jalur hari terakhir ini berjalan lancar. Dan malam ini akan dibagikan langsung hadiah para pemenang jalur," ujar Ketua Umum Pacu Jalur Tradisional 2026, Andi Cahyadi usai perpacuan.

Andi Cahayadi menyampai apresiasi pada semua peserta pacu jalur buang ambil bagian di tahun 2026 ini. "Dan selamat pada para pemenang," ujarnya. 

Baca Juga: Hadir di Tepian Narosa, BRK Syariah Bawa Kemudahan Transaksi Digital untuk Festival Pacu Jalur 2026

Jalur-jalur yang berhasil meraih juara, akan mendapatkan uang pembinaan, piala dan Piagam. Untuk besaran hadiah pacu jalur tradisional tahun 2026 di Tepian Narosa Teluk Kuantan yang di anggarkan di APBD Kuansing masing-masing Juara I uang pembinaan sebesar Rp80 juta. Juara II Rp70 juta, Juara III Rp65 juta. 

Kemudian, Juara IV mendapat Rp55 juta, Juara V Rp50 juta. Juara VI Rp45 juta. Juara VII Rp35 juta. Juara VIII Rp25 juta. Juara IX mendapat Rp17,5 juta. Juara X memperoleh Rp13,5 juta. 

Sementara untuk Juara XI-XV masing-masing mendapat uang pembinaan Rp7,5 juta. 

Baca Juga: Kejuaraan Motoprix Piala Wako Pekanbaru Meriah, Agung Dorong Balap Motor Digelar 3 Kali Setahun

Sedangkan dari APBD Riau, untuk hadiah pacu jalur total yang disiapkan sebesar Rp180 Juta. Untuk hadiah I Rp70 Juta, Juara II Rp60 Juta dan Juara III Rp50 Juta. (dac)

13 Jalur Pemenang Pacu Jalur Tahun 2026:

Juara I, Jalur Alam Cahayo Tuah Nagori Cerenti
Juara II, Jalur Bintang Emas Cahaya Intan Hulu Kuantan
Juara III, Jalur Panglimo Rimbo Piako Inhu
Juara IV, Jalur Pangeran Hilir Rantau Kuantan Cerenti
Juara V, Jalur Toduang Biso Rimbo Piako Kuantan Mudik
Juara VI, Jalur Sari Jadi Gementar Alam Kuantan Hilir Seberang
Juara VII, Jalur Rajo Bujang Pangean
Juara VIII, Jalur Panglima Hitam Bintang Nagori Inuman
Juara IX, Jalur Panglima Tasik Indang Bunian Inhu
Juara X, Kalajengking Tigo Jumbalang Kuantan Mudik
Juara XI, Jalur Putri Anggun Sibiran Tulang Kuantan Mudik
Juara XII, Jalur Panglima Indragiri Dubalang Hitam Inhu
Juara XIII, Jalur Ratu Sialang Kuantan Mudik
Juara IV, Jalur Tuah Datuk Keramat Imbang Dialam Inhu
Juara XV, Jalur Tuah Keramat Bukit Embun Inhu

Editor : M. Erizal
Pacu Jalur Tradisional 2026 pacu jalur kuansing pacu jalur tepian narosa