Pemkab Kaji Penyiapan Satu Unit Damkar per Kecamatan

Desriandi Candra • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:19 WIB
Pj Sekda Kuansing Drs Muradi MSi. (Dok Riaupos.co)
Pj Sekda Kuansing Drs Muradi MSi. (Dok Riaupos.co)

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Pemkab Kuantan Singingi (Kuansing) akan mengkaji penyiapan satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) di setiap Kecamatan. Langkah ini untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dalam penanganan musibah kebakaran. Baik kebakaran lahan maupun rumah. 

Sebab Kabupaten Kuansing yang kini terdiri dari 15 kecamatan baru ada tiga sektor unit pemadam kebakaran. Masing-masing kecamatan bagian hilir dipusatkan di Basrah Kecamatan Kuantan Hilir. Wilayah hulu dipusatkan di sektor Kasang Kecamatan Kuantan Mudik dan rute Pekanbaru dipusatkan di Koto Baru Kecamatan Singingi Hilir. 

Sehingga bila terjadi musibah kebakaran di titik yang jauh dari sektor Damkar akan membuat penanganan kurang maksimal. "Karena itu, kita akan mengkaji ini. Bagaimana solusinya," ungkap Pj Sekda Kuansing Drs Muradi MSi, Rabu (26/8/2026) saat berkunjung ke PWI Kabupaten Kuansing. 

Baca Juga: Hujan Bantu Padamkan Karhutla Meranti, Satu Lokasi Masih Berasap

Muradi menjelaskan, memang saat ini keuangan daerah Kabupaten Kuansing sedang sulit. Namun Pemkab akan berupaya menjajaki melalui Kementerian maupun BNPB. 

Dimana unit mobil pemadam kebakaran ini memiliki banyak manfaat. Tidak saja untuk fasilitas penanganan musibah kebakaran rumah warga, tetapi juga bisa dimanfaatkan dalam penanganan Karhutla yang saat ini melanda Riau. 

"Kita akan mencoba mencari solusinya. Sebab, dengan armada yang ada sekarang, tidak maksimal. Bayangkan, kalau terjadi kebakaran di Pucuk Rantau, dari Sektor Kasang ke Pucuk Rantau butuh berapa lama," kata Muradi. 

Baca Juga: Agustus, Sudah Tiga Tersangka Diamankan, Karhutla di Sungai Guntung Hilir Belum Ada Proses Hukum 

Syukurnya, angka kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kuansing tidak terlalu luas. Dalam Januari sampai 24 Agustus 2026, lahan yang terbakar 16,78 hektare dan semuanya tertangani. 

Titik yang menjadi rawan kebakaran terjadi di Cerenti, Kuantan Hilir Seberang, Singingi, Singingi Hilir, Pangean dan Kuantan Mudik. 

Sementara menurut Kasat Pol PP-PKP Kuansing, Riokasyter Wandra, intensitas kebakaran di bulan Agustus 2026 ini cukup tinggi. Dari tanggal 3-22 Agustus 2026, sudah terjadi 19 peristiwa kebakaran. Baik kebakaran rumah maupun lahan. 

Baca Juga: 60 Hektare Lahan Gambut Rimbo Panjang Terdampak Karhutla, 15 Ha Masih Berasap

Tim Damkar di bawah Satpol PP-PKP Kuansing terus hadir di lokasi itu dengan berbagai kesulitan medan. Melihat kecendrungan tingginya peristiwa kebakaran itu, Rio mengatakan sudah selayaknya setiap kecamatan di Kuansing punya mobil pemadam kebakaran beserta personel. 

Apalagi di daerah-daerah sulit dan jauh dari titik sektor mobil pemadam kebakaran. Rio kembali mengingatkan warga untuk berhati-hati, waspada dan segera melaporkan bila adanya peristiwa kebakaran dengan cepat. 

Editor : Rinaldi
pemkab kuansing mobil damkar pemadam kebakaran Per kecamatan