TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Udara di wilayah Kabupaten Kuansing semakin membaik. Meski begitu status kualitas udara di Kuansing masih di level tidak sehat.
Itu disebutkan oleh Kalaksa BPBD Kuansing, H Yulizar. "Kalau udara sudah berangsur membaik. Tetapi memang status kualitas udara kita masih tidak sehat," ujar H Yulizar yang dikonfirmasi Riaupos.co, Jumat (4/9/2026).
Dari laporan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kuansing yang diterima BPBD Kuansing, wilayah Teluk Kuantan Kecamatan Kuantan Tengah Indeks kualitas udara di angka 155-165.
Baca Juga: DPRD Kampar Bahas Kuota Haji 2027 dengan Kementerian Haji
Muara Lembu Kecamatan Singingi di angka 149-163. Petai Kecamatan Singingi Hilir 149-163. Gunung Toar di angka 154 - 164. Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik 154-163. Perhentian Luas Kecamatan Logas Tanah Darat 153-163. Kecamatan Pangean di angka 153-163. Dan Kecamatan Cerenti 152-158.
Yulizar memastikan tidak ada titik api yang terpantau di wilayah Kabupaten Kuansing. Asap yang kini masih menyelimuti Kuansing berasal dari asap dari kabupaten tetangga yang dibawa angin. Dimana arah angin sekrang bergerak dari timur ke barat.
Enam titik hotspot yang terpantau hari ini, dari pengecekan ulang melalui aplikasi dan ke tim relawan bencana yang ada di kecamatan yang desa, hotspot yang terdeteksi bukan titik api. Melainkan titik panas yang terdeteksi dari aktivitas cerobong asap dari pabrik kelapa sawit (PKS).
Baca Juga: Silat Pendekar Bertuah Dapat Pengakuan KIK Sebagai Warisan Kabupaten Kuansing
BPBD Kuansing mewanti-wanti agar masyarakatnya tidak membuka lahan dengan cara di bakar dan menghindari aktivitas dengan menggunakan api di kebun.
Selain itu, tim Mabes TNI atas instruksi Presiden juga turun ke Kuansing. Mereka melakukan sosialisasi soal Karhutla beserta dampaknya di 15 Kecamatan di Kuansing. (dac)
Editor : M. Erizal