Sukses Hadirkan Sekolah Rakyat, Kini Kuansing Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi ke Pusat

Desriandi Candra • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 13:25 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing H Muklisin. (Dok Riaupos.co)
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing H Muklisin. (Dok Riaupos.co)

 

TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO)- Sukses meraih Sekolah Rakyat, kini Pemkab Kuansing mempersiapkan usulan pendirian Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) kepada pemerintah pusat. Ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi, H Muklisin di Kantor Bupati Kuansing, Selasa (8/9/2026).

H Muklisin mengatakan, Pemkab Kuansing akan mengajukan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi kepada pemerintah pusat. Untuk merealisasikan program tersebut, diperlukan lahan yang cukup luas, yakni sekitar 20 hektar.

Menurutnya, saat ini Pemkab Kuansing memiliki alternatif lokasi lahan milik pemerintah yang dinilai cukup strategis dan memenuhi kebutuhan pengembangan kawasan pendidikan. Lahan tersebut berada di kawasan yang juga telah diperuntukkan bagi pembangunan Sekolah Garuda, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), dan Komando Distrik Militer (Kodim), yakni lahan kebun karet Pemkab di Desa Jake Kecamatan Kuantan Tengah.

 Baca Juga: Penghargaan dari Desa Dorong Keberlanjutan Kolaborasi Cegah Karhutla di Riau

“Lahan ini sangat pas untuk menjadi kompleks pendidikan. Selain mendukung pengembangan sektor pendidikan, kawasan ini juga sangat strategis untuk pengembangan Kota Telukkuantan ke depan,” ujar Muklisin.

Muklisin menambahkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Riau terkait rencana pengajuan Sekolah Nasional Terintegrasi tersebut. Berdasarkan koordinasi tersebut, belum banyak daerah yang mengusulkan program serupa karena salah satu kendala utama adalah keterbatasan ketersediaan lahan.

“Belum banyak daerah yang mengusulkan karena keterbatasan lahan. Untuk itu, kita harus memanfaatkan kesempatan ini. Mumpung lahan yang dibutuhkan tersedia, Pemkab Kuansing berkomitmen untuk merebut kesempatan ini,” tegasnya.

Baca Juga: Datangi Kejari, Komjak RI Cek Tindak Lanjut Aduan Masyarakat

Ia berharap pembentukan tim persiapan tersebut dapat segera menindaklanjuti seluruh persyaratan yang dibutuhkan sehingga usulan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dari Kabupaten Kuantan Singingi dapat disampaikan kepada pemerintah pusat secara lengkap dan terukur.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuantan Singingi, H Herizon SPd SD MM, menjelaskan bahwa terdapat sejumlah persyaratan yang perlu dipenuhi dalam pengajuan Sekolah Nasional Terintegrasi. Salah satunya terkait ketersediaan satuan pendidikan pendukung di sekitar lokasi.

Menurutnya, salah satu persyaratan yang perlu diperhatikan adalah keberadaan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan jarak maksimal sekitar 2 kilometer dari lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi.

“Kebetulan kita memiliki SD dan SMP di Desa Jake yang lokasinya masih dapat dijangkau dari rencana lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi. Ini menjadi salah satu potensi yang dapat mendukung pemenuhan persyaratan,” jelas Herizon.

 Baca Juga: Tetap Pakai Masker dan Hindari Bakar Sampah, Kualitas Udara Masih Buruk 

Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) merupakan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang mengintegrasikan jenjang pendidikan SMP dan SMA dalam satu ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.

Program tersebut didukung sarana dan prasarana pembelajaran modern yang dirancang untuk mendorong peserta didik mengembangkan bakat dan minat secara optimal.

Melalui persiapan yang matang dan dukungan lintas perangkat daerah, Pemkab Kuansing berharap usulan pendirian Sekolah Nasional Terintegrasi dapat memperoleh dukungan pemerintah pusat sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kuantan Singingi.(dac)

Editor : Edwar Yaman
Sekolah Nasional Terintegrasi Sekolah Rakyat kuansing Muklisin