TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Alhamdulillah! Hujan lebat mengguyur Kabupaten Kuansing sejak Jumat (11/9/2026) dini hari. Teluk Kuantan dan sekitarnya, di Kelurahan Sungai Jering, Kari, Kecamatan Kuantan Tengah diguyur hujan.
"Alhamdulillah hujan lebat di Kari," kata Wirman salah seorang warga Kari. Hujan yang mengguyur Kabupaten Kuansing membuat rencana pelaksanaan Salat Istisqa yang sebelumnya dijadwalkan digelar Jumat pagi ini dialihkan menjadi tausyiah dan doa bersama.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB di Masjid Raya Teluk Kuantan, sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar bersama memohon keberkahan dan keselamatan bagi masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi.
Baca Juga: Sebagian Besar Wilayah Riau Diguyur Hujan, Kualitas Udara Pekanbaru Mulai Membaik
Kabag Protokol Setda Kuansing, Zainal Abidin MSi menyampaikan perubahan agenda tersebut melalui pesan di grup WhatsApp pada Jumat pagi.
"Alhamdulillah hujan sudah turun pagi ini di Teluk Kuantan dan sekitarnya. Setelah dilakukan koordinasi dengan Kakan Kemenag dan MUI, rencana penyelenggaraan Salat Istisqo dialihkan menjadi tausyiah serta doa bersama yang insya Allah dilaksanakan pukul 08.00 WIB di Masjid Raya Teluk Kuantan," ujar Zainal.
Menurutnya, informasi tersebut disampaikan kepada Plt Bupati, Pj Sekda, Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah serta Camat Kuantan Tengah.
Baca Juga: Aslog Kapolri- Kapolda Riau Pimpin Pemadaman Karhutla di Pelalawan
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Kuantan Singingi, H Suhelmon MA menyampaikan, turunnya hujan menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT.
"Turunnya hujan merupakan nikmat dan rahmat dari Allah SWT. Karena itu, mari kita syukuri bersama dengan memperbanyak doa, istighfar dan memohon agar hujan yang turun membawa keberkahan serta memberikan manfaat bagi masyarakat," tutur H Suhelmon.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kepedulian terhadap lingkungan dan memperkuat ikhtiar bersama dalam menghadapi berbagai kondisi yang terjadi.
Editor : Rinaldi