TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO)- Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menyiapkan anggaran sebesar Rp1,7 miliar pada 2026 untuk mengakomodir perlindungan pekerja rentan melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Anggaran tersebut bersumber dari APBD Kuansing sebesar Rp1,1 miliar dan Dana Bagi Hasil (DBH) sawit sebesar Rp600 juta.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Naker) Kuansing, Jhon Pite Alsi SIP MM mengatakan, saat ini sekitar 8.000 pekerja rentan telah mendapatkan perlindungan. Namun, jumlah pekerja rentan di Kuansing diperkirakan mencapai 18.000 orang.
Baca Juga: Dewi Natalia, 14 Tahun Mengabdi sebagai Mantri BRI, Bantu Bebaskan Warga Desa dari Jerat Rentenir
“Pekerja rentan yang sudah diakomodir sekitar 8 ribu orang. Sementara yang ada sekitar 18 ribu orang, seperti tukang ojek, buruh dan lainnya yang belum mendapatkan perlindungan,” kata Jhon Pite Alse.
Dengan demikian, masih terdapat sekitar 10 ribu pekerja rentan yang belum mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Perusahaan Wajib Belum Daftar (PWBD) BPJS Ketenagakerjaan Kuantan Singingi, Selasa (15/9/2026) di Pendopo Rumah Dinas Jabatan Bupati.
Baca Juga: Debit Sungai Kuantan Alami Pendangkalan, dari Pengukuran Kedalaman 1,5 - 2 Meter
Terkait pekerja rentan yang belum terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Pj Sekda Kuansing Drs Muradi MSi yang hadir menegaskan perlindungannya akan terus ditingkatkan.
“Karena itu, melalui momentum Sosialisasi Perusahaan Wajib Belum Daftar (PWBD) BPJS Ketenagakerjaan Kuantan Singingi, makin banyak lagi warga pekerja rentan yang terlindungi,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Muradi turut mengapresiasi kinerja BAZNAS Kuansing dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Kuansing.
Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2.642.000 per Gram
Saat ini, Plt Bupati Kuansing H Muklisin tengah menggagas program infak untuk anak yatim di setiap kantor. Infak tersebut nantinya akan disalurkan oleh OPD kepada daerah atau masyarakat yang membutuhkan.
“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, peningkatan pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan,” harap Muradi.(dac)
Editor : Edwar Yaman