BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Kampar. Kali ini, kebakaran melanda lahan gambut milik masyarakat di Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, pada Kamis (30/10/2025).
Menurut keterangan Kepala Seksi Logistik BPBD Kabupaten Kampar, Edison, yang mewakili Kalaksa BPBD Agustar, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 3,5 hektare.
"Lahan yang terbakar adalah milik masyarakat dan berupa lahan gambut yang memang mudah terbakar. Kejadian ini sudah berlangsung selama dua hari di Desa Salo Timur," jelas Edison.
Edison menyebutkan bahwa kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh cuaca panas yang sangat ekstrem yang melanda wilayah Kampar sejak satu pekan terakhir, membuat lahan menjadi sangat kering dan rentan terbakar. Meskipun demikian, penyebab pasti munculnya titik api masih dalam penyelidikan.
Beruntungnya, tim gabungan yang terdiri dari unsur BPBD, TNI, Polri, dan Manggala Agni berhasil bergerak cepat memadamkan api.
"Alhamdulillah, tim gabungan sudah berhasil memadamkan api, meski bekerja di tengah cuaca panas yang ekstrem ini," tambah Edison.
Edison mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari segala aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca yang sangat kering. (kom)
Editor : M. Erizal