Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Guru Sebut Banyak Kenangan Vina Cirebon di Kelas sebelum Disiksa dan Dibunuh dengan Sadis

Redaksi • Rabu, 22 Mei 2024 | 06:10 WIB
Kenangan Vina Cirebon di Kelas Sebelum Disiksa dan Dibunuh Egi Cs dengan Sadis, Ada Bangku Saksi Bisu
Kenangan Vina Cirebon di Kelas Sebelum Disiksa dan Dibunuh Egi Cs dengan Sadis, Ada Bangku Saksi Bisu

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Kenangan tentang sosok Vina Cirebon di bangku sekolah di SMPN 13 Kota Cirebon masih begitu melekat meski 8 tahun sudah berlalu. Kisah Vina Cirebon kembali mencuat setelah rilis film Vina: Sebelum 7 Hari dan tayang di bioskop.

Publik pun dibuat geram dan ikut merasakan sakit yang mendalam atas peristiwa pembunuhan dan pemerkosaan yang diotaki Pegi atau Perong alias Egi.

Bersama Andi dan Dani, ketiganya sampai saat ini belum ditangkap dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Salah satu guru SMPN 13 Kota Cirebon yang cukup memiliki kenangan tentang sosok Vina adalah Menoek.

Menoek adalah guru sekaligus wali kelas Vina ketika menempuh pendidikan di sekolah tersebut. Sehingga ia cukup mengenal dan ingat betul dengan sosok yang dikenal memiliki paras cantik dan menawan kala itu.

Menoek mengingat, Vina sebagai sosok siswa yang baik dan tidak pernah bermasalah dengan akademik. "Akrab juga dengan teman-temannya. Kebetulan teman-temannya ini sangat solid," kenang dia dikutip Pojoksatu.id dari Radar Cirebon (Jawa Pos Group), Selasa 21 Mei 2024.

Dalam setiap kegiatan sekolah Vina juga terbilang cukukp aktif. Seperti selalu berpartisipasi dalam pertandingan antarkelas. Diakui Menoek, soal akademik atau nilai-nilai pelajaran, Vina memang bukan termasuk siswa yang menonjol.

Akan tetapi sifat yang baik dan sopan kepada guru serta teman-temannya adalah salah satu yang sangat diingatnya. Saat mendengar kabar Vina yang ditemukan tewas bersama Eki, Menoek mengaku sangat kaget dan tidak menyangka.

"Perasaan saya ketika itu kaget luar biasa yang tidak bisa dibayangkan," katanya.

Kabar itu ia dapatkan dari teman Vina sekaligus ketua kelas. "Saya mikirnya juga awalnya karena kecelakaan motor. Tidak berpikir sampai sejauh itu (disiksa, diperkosa dan dibunuh geng motor)," bebernya.

Akan tetapi sepekan kemudian barulah tersiar kabar bahwa Vina dan Eki dibunuh geng motor. "Ya, secara normal guru dan orang tua ya, lemes," tutur Menoek.

Dia juga sangat tidak percaya jika ada yang menyebutkan bahwa Vina terlibat dalam aktivitas geng motor. "Waktu SMP tidak ada informasi berkenaan dengan isu-isu yang seperti itu," tegas dia.

Hal senada juga disampaikan guru bimbingan dan konseling, Irwan. Ia mengungkap, selama bersekolah, Vina sama sekali tidak memiliki catatan untuk diperhatikan, apalagi catatan buruk.

"Tidak ada masalah dan tidak melakukan kesalahan," ungkap dia.

Bahkan ia menilai, dugaan bahwa Vina kerap terlibat dalam aktivitas geng motor adalah salah besar.

"Penilaian kami selaku guru BK, beliau ini adalah anak yang baik, anak yang nurut, anak yang tidak ada masalah apapun," tegasnya.

Sumber: Pojoksatu.id

Editor : RP Rinaldi
#Vina Cirebon #geng motor #banyak kenangan