JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Organisasi Papua Merdeka (OPM) menyebarkan kabar bohong atau hoaks di media sosial. Melalui akun X @Revolutions1977 menyebarkan kabar seorang prajurit TNI bernama Serka Rusli berhasil dibunuh dan dibakar beserta mobilnya di Kopo Paniai Papua pada Selasa lalu (11/6).
Kabar tersebut dipastikan hoaks. Sebab, Serka Rusli masih hidup sampai sekarang dan menjalankan tugas seperti biasa. Orang yang dibunuh adalah masyarakat sipil yang berprofesi sebagai sopir taksi bernama Daeng Rusli asal Makassar.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigjen TNI Kristomei Sianturi menilai, aksi biadab OPM ini sebagai pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) dengan membunuh warga tak bersalah.
"Tindakan keji dan tak berperikemanusiaan kepada masyarakat sipil ini jelas melanggar HAM berat," kata Kristomei, Sabtu (15/6).
Kristomei mengatakan, Serka Rusli saat ini dalam keadaan sehat walafiat dan masih berdinas di Yonif 753/AVT. Sehingga kabar tersebut dipastikan hoax.
"Selain itu akun @Revolutions1977 jelas-jelas telah memberikan informasi palsu/disinformasi kepada masyarakat," tegasnya.
Sumber: JawaPos.com
Editor : M. Erizal