Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Sopir Taksi Dibunuh dan Dibakar OPM di Papua, Sebar Hoaks Bunuh Prajurit TNI

Redaksi • Sabtu, 15 Juni 2024 | 15:30 WIB
Kadispenad Brigjen Kristomei Sianturi (paling kiri), menilai aksi biadab OPM yang membunuh warga tak bersalah sebagai pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) berat.
Kadispenad Brigjen Kristomei Sianturi (paling kiri), menilai aksi biadab OPM yang membunuh warga tak bersalah sebagai pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) berat.

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Organisasi Papua Merdeka (OPM) menyebarkan kabar bohong atau hoaks di media sosial. Melalui akun X @Revolutions1977 menyebarkan kabar seorang prajurit TNI bernama Serka Rusli berhasil dibunuh dan dibakar beserta mobilnya di Kopo Paniai Papua pada Selasa lalu (11/6).

Kabar tersebut dipastikan hoaks. Sebab, Serka Rusli masih hidup sampai sekarang dan menjalankan tugas seperti biasa. Orang yang dibunuh adalah masyarakat sipil yang berprofesi sebagai sopir taksi bernama Daeng Rusli asal Makassar.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigjen TNI Kristomei Sianturi menilai, aksi biadab OPM ini sebagai pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) dengan membunuh warga tak bersalah.

"Tindakan keji dan tak berperikemanusiaan kepada masyarakat sipil ini jelas melanggar HAM berat," kata Kristomei, Sabtu (15/6).

Kristomei mengatakan, Serka Rusli saat ini dalam keadaan sehat walafiat dan masih berdinas di Yonif 753/AVT. Sehingga kabar tersebut dipastikan hoax.

"Selain itu akun @Revolutions1977 jelas-jelas telah memberikan informasi palsu/disinformasi kepada masyarakat," tegasnya.

Sumber: JawaPos.com

Editor : M. Erizal
#TNI #hoaks #opm #ham