Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Rekor, Emas Antam Tembus Rp2.016.000 per Gram

Prapti Dwi Lestari • Rabu, 23 April 2025 | 09:15 WIB
Seorang pedagang emas sedang melayani pembeli yang melihat produk perhiasan emas di Sukaramai Trade Center, Pekanbaru, Selasa (22/4/2025).
Seorang pedagang emas sedang melayani pembeli yang melihat produk perhiasan emas di Sukaramai Trade Center, Pekanbaru, Selasa (22/4/2025).


JAKARTA DAN PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Harga emas Antam mencatat rekor baru dan menjadi paling mahal sepanjang masa, Selasa (22/4). Harga logam mulia yang bersertifikat PT Aneka Tambang ini tercatat naik Rp36.000 menjadi Rp 2.016.000 per gram.

Mengutip laman resmi logammulia.com, harga emas yang naik juga berlaku untuk harga penjualan kembali atau buyback emas Antam sebesar Rp36.000 menjadi Rp1.865.000 per gram, dari sebelumnya Rp1.829.000 per gram. Sehingga jika pemegang emas batangan Antam menjual koleksiannya kemarin, maka bisa mendapatkan harga buyback sebesar Rp1.865.000 per gram.

Di sisi lain, mengutip Reuters, harga emas dunia saat ini juga naik dan menyentuh rekor tertinggi, mencapai 3.400 dolar AS pada Senin (21/4) atau Selasa (22/4) waktu Indonesia. Kenaikan harga itu imbas nilai dolar yang melemah.

Selain itu, rekor harga emas ini juga disebabkan oleh ketidakpastian atas dampak ekonomi. Ketegangan perang dagang AS-Cina memacu permintaan untuk emas batangan yang merupakan aset safe haven. Kini, harga emas spot naik 2,7 persen menjadi 3.417,62 dolar AS per ons, sedangkan harga emas berjangka AS ditutup 2,9 persen lebih tinggi pada 3.425,30 dolar AS.

Dolar AS jatuh ke level terendah dalam tiga tahun terakhir, karena kepercayaan investor terhadap ekonomi AS kembali terpukul atas komentar Presiden Donald Trump tentang Ketua Federal Reserve atau The Fed Jerome Powell. Nilai Dolar yang lebih lemah membuat emas batangan lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

Jual Beli Emas Perhiasan Menurun

Terus meningkatnya harga emas, berimbas pada jual beli emas perhiasan. Hal tersebut terlihat di toko-toko emas yang berada di wilayah Sukaramai Trade Center. Aktivitas jual beli tampak cukup sepi dan lengang.

Salah seorang pedagang emas di kawasan tersebut, Fitra mengaku penjualan cukup lesu dan sepi semenjak lonjakan harga emas. “Penjualan menurun cukup jauh. Sejak bulan puasa sampai sekarang masih belum normal,” ujarnya, Selasa (22/4).

Harga emas perhiasan saat ini untuk kadar 24 karat dibanderol Rp4,5 juta per emas atau per 2,5 gram. Jika dihitung per gram, harga emas perhiasan 24 karat berada di angka Rp1,8 juta. Sedangkan harga emas kadar 22 karat dibanderol dengan harga Rp1,4 juta per gram.

Dilanjutkan Fitra, bukan hanya daya beli yang menurun. Daya jual pun ikut merosot. “Yang jual juga sudah tidak banyak. Karena yang mau dijual pun sudah tidak ada,” lanjutnya.

Pihaknya memprediksi harga emas masih akan terus mengalami kenaikan. “Semoga bisa kembali normal dan perekonomian juga bisa kembali membaik,” harapnya.

Saat ini pihaknya juga melihat ada tren pembelian emas antam di tengah masyarakat. “Sekarang sudah mulai banyak yang membeli emas antam sebagai investasi,” ujarnya.(das)

Editor : Arif Oktafian
#harga emas #harga emas naik #emas 1 gram #harga emas 1 gram #rekor