PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Masa kedatangan jemaah calon haji (JCH) gelombang II dari Indonesia sudah dimulai. Jemaah Provinsi Riau tergabung dalam Kloter BTH 15 berjumlah 440 orang jemaah dan petugas. JCH ini merupakan kloter pertama Embarkasi Haji Batam yang diberangkatkan pada gelombang kedua, Sabtu (17/5). Gelombang kedua akan tiba di Bandara King Abdul Aziz Jeddah dan langsung menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau H Muliardi mengatakan, JCH Provinsi Riau yang tergabung dalam Kloter BTH 15 akan langsung melaksanakan umrah setibanya di Arab Saudi.
“Jemaah haji dari 12 kabupaten/kota yang tergabung dalam BTH 15 ini akan melaksanakan umrah wajib, sehingga seluruh jamaah sudah menggunakan ihram dari asrama haji ketika diberangkatkan. Ketika pesawat melintasi wilayah miqat yalamlam/qarn al manazil, jamaah langsung berniat melaksanakan umrah,” ujarnya.
Muliardi menambahkan, setelah proses imigrasi di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, jemaah akan menuju Makkah.
“Tiba di pemondokan di Makkah dan beristirahat, jemaah melanjutkan pelaksanaan rangkaian umrah dengan tawaf ifadhah, sai dan tahalul,” tambahnya.
Sementara itu, JCH Provinsi Riau yang sudah berada di Arab Saudi saat ini sedang melaksanakan rangkaian arbain dan ziarah di beberapa tempat di Kota Madinah. Mereka melaksanakan rangkaian ibadah umrah bagi yang sudah didorong menuju Makkah.
“Alhamdulillah, berdasarkan laporan ketua pada masing-masing kloter, jemaah Provinsi yang berada di Madinah sedang melaksanakan rangkaian arbain dan ziarah ke beberapa tempat di Madinah, seperti Raudah, kebun kurma, dan beberapa mesjid bersejarah di Kota Madinah,” sebutnya.
“Sedangkan untuk jemaah yang sudah didorong ke Makkah saat ini, ada yang melaksanakan rangkaian ibadah umrah dan ada yang sudah menyelesaikannya. Jamaah yang sudah menyelesaikan dapat melaksanakan ibadah lainnya menjelang pelaksanaan puncak haji nantinya,”
sambungnya.
Muliardi berpesan kepada jemaah Riau yang sudah berada di tanah suci untuk menjaga kesehatan dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.
“Ketika kita mematuhi aturan tersebut, in sya Allah kita mudah dalam beribadah dan tidak ada halangan. Mohon jaga kesehatan serta senantiasa melaksanakan amalan-amalan yang dianjurkan. Waktu Armuzna, fisik sangat menentukan keberhasilan kita melaksanakan ibadah haji, karena itu tantangan terbesar dalam melaksanakan ibadah haji,” sebutnya.
Di tempat terpisah, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Riau H Defizon mengatakan, Kementerian Agama Provinsi Riau sudah memberangkatkan 5.061 jemaah dan petugas. Jemaah tersebut telah diterbangkan melalui 12 kloter, yang terdiri dari 11 kloter pada gelombang pertama dan 1 kloter pada gelombang kedua. Jemaah calon haji Riau sudah diberangkatkan dari Embarkasi Haji Batam sebanyak 5.061 jemaah yang terdiri dari 4.980 jemaah, 36 petugas haji daerah dan 45 petugas kloter. Ada 10 kloter penuh dan satu gabungan berada di gelombang pertama dan 1 kloter penuh.
Serta sisanya 10 orang akan bergabung di Kloter BTH 17 tergabung dalam gelombang kedua, Kloter Riau yang masuk gelombang kedua tadi pagi sudah diberangkatkan menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah sebanyak 433 orang jemaah, 3 petugas daerah dan 4 petugas kloter.
“Jemaah BTH 15 ini diperkirakan tiba di Jeddah pukul 12.20 WAS. Sementara itu masih terdapat dua jemaah yang dirawat di Klinik Asrama Haji Embarkasi Batam. Kedua jemaah tersebut berasal dari Kota Pekanbaru dalam kondisi sakit,” tutupnya.(muh)
Editor : Bayu Saputra