Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ustaz Yahya Waloni Dimakamkan secara Sederhana di Kampung Cilimus, UAS Sampaikan Hal Ini tentang sang Pendakwah

Redaksi • Sabtu, 7 Juni 2025 - 19:49 WIB

 

Pendakwah  Ustaz Muhammad Yahya Waloni meninggl dunia saat khutbah Jumat di Kota Makassar.
Pendakwah Ustaz Muhammad Yahya Waloni meninggl dunia saat khutbah Jumat di Kota Makassar.

PURWAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ustaz Muhammad Yahya Waloni meninggal di usia 55 tahun saat khutbah Jumat di Kota Makassar, Sulsel, Jumat (6/6/2025). Pemakaman sang pendakwah digelar sederhana di kampung Cilimus, Desa Darangdan, Darangdan, Purwakarta, Jabar, Sabtu (7/6/2025).

Pemakaman Ustadz Yahya yang dikenal keras menyampaikan ajaran Islam ini melibatkan murid, kerabat dan penggemarnya dari berbagai daerah.

Dari unggahan akun Youtube Fakta News dalam dua kali unggahan bentuk video pendek, Sabtu (7/6), terlihat para pengusung jenazahnya ada yang mengenakan seragam putih FPI.

Berikut lima fakta pemakaman Ustadz Yahya Waloni yang dilaksanakan sederhana di kampung Cilimus Purwakarta Jabar:

1. Pemakaman Diantar Laskar FPI Purwakarta

Dari keterangan atau narasi video pendek yang diunggah You Tube Fakta News, Ustadz Yahya Waloni diantar ke peristirahatan terakhir oleh keluarga, murid dan penggemarnya salah satunya disebut dari Laskar FPI Purwakarta.

Pengantaran almarhum ke tempat terakhir oleh para laskar FPI Purwakarta, Sabtu (7/6/2025).

“Alfatihah Ustaz Yahya Waloni,” kata akun You Tube Fakta News.

2. Pemakaman Umum

Dari deretan kuburan yang terlihat di lokasi, Ustaz Yahya Waloni dimakamkan di pemakaman Desa Darangdan, Kecamatan Darangdan, Purwakarta, Jabar.

3. Rumah Mengontrak di Cibubur

Fakta Ustaz Yahya Waloni mengontrak rumah di Cibubur Jakarta Timur ini disampaikan Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam unggahan media sosialnya.

“Dapat hidayah. Masuk Islam. Keliling berdakwah. Nyetir sendiri. Sampai di Jambi, mobilnya rusak. Dibawa ke bengkel. Mesin hancur karena tidak pernah diservis. Mau diganti tim UAS Jambi mobil baru. Ternyata mobil yang rusak itu belum lunas,” kata UAS.

"Ditawarkan tim tinggal di apartemen. Dia tidak mau. Ternyata rumahnya masih ngontrak. Dia melihat dunia ini setengah sayap nyamuk," tulis UAS kembali mengenang Ustadz Yahya Waloni di akun @ustadzabdulsomad.

4. Bela UAS Saat Dibully

UAS juga mengenang Ustadz Yahya Waloni sebagai orang yang lantang membelanya saat dirinya dibully dan diberitakan beberapa tahun lalu sebagai ustadz radikal, Yahya Waloni tampil di depan membelanya.

"Saat saya dibully, dipersekusi, dilaporkan dst. Beliau lantang membela saya. Beliau hanya takut pada Allah. Hari ini Allah buktikan batinnya. Beliau wafat hari Jumat. Khotib Jumat. Hari mulia 10 Zulhijjah. Bulan mulia. Allah beri beliau kemuliaan. Selamat jalan Ustadz Yahya Waloni," ujar UAS lagi.

5. Meninggal saat Khutbah di Masjid

Ustadz Yahya Waloni meninggal saat khutbah Jumat di Masjid Darul Falah Kota Makassar, Sulsel, yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha bagi umat Islam.

“Telah berpulang ke Rahmatullah Ustadz DR Yahya Waloni (Mantan Pendeta yang mengislamkan Ribuan Orang). Jumat tgl 6 juni 2025/10 dzulhijjah 1446 H. Wafat saat khutbah kedua Sholat Jumat,” kata Ustadz Ahmad Alhabysi di akun akun Instagram @ahmadalhabysi_real, Jumat (6/6).

Demikian fakta-fakta meninggalnya Ustaz Yahya Waloni dan pemakamannya yang dilakukan di Kampung Cilimus Desa Desa Darangdan, Darangdan, Purwakarta, Jabar, Sabtu (7/6/2025).***

Editor : Edwar Yaman
#Pandangan ustaz somad tentang yahya waloni #Yahya waloni dimata uas #Kampung cilimus #yahya waloni meninggal dunia #diantar laskar fpi #Yahya waloni dimakamkan dimana #uas #Ustaz Yahya Waloni #ustaz abdul somad