JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Rumah megah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok, Jakarta Utara berubah fungsi jadi wahana hiburan rakyat. Ini terjadi setelah rumah milik anggota DPR RI itu ramai-ramai dijarah warga, Sabtu (30/8/2025). Alih-alih hanya menjarah, sebagian warga justru memanfaatkan fasilitas kolam renang pribadi politisi Partai NasDem itu untuk berenang!
Aksi tersebut viral di media sosial setelah akun X @Titipan_Mafia membagikan video seorang pemuda nekat membuka baju, melompat ke air, lalu berenang seolah sedang staycation.
“Di saat warga lain menjarah aset rumah anggota DPR RI Ahmad Sahroni, pemuda tampan ini memilih berenang,” tulis akun itu.
Baca Juga: PSMTI Riau Bersama TP PKK Riau Berhasil Kumpulkan 627 Kantong Darah
Warga sekitar yang menonton adegan tersebut tertawa terbahak-bahak.
“Berenang di rumah Sahroni,” celetuk salah satu warga yang suaranya ikut terekam.
Namun di luar arena 'hiburan dadakan' dan 'pesta rakyat' di rumah pejabat itu, penjarahan berlangsung serius. Barang-barang mewah dari rumah Sahroni raib, termasuk sebuah brankas.
Uang tunai di dalamnya bahkan sempat disebar ke massa di depan rumah, mirip adegan film laga bercampur lotere dadakan. Hingga berita ini diturunkan, Sahroni belum memberikan komentar. Sang 'Sultan Priok' diketahui tidak berada di rumah saat kejadian. Sahroni bahkan diduga kuat kabur ke Singapura.
Fenomena ini tak bisa dilepaskan dari kontroversi pernyataan Sahroni sebelumnya. Ia sempat menyindir warganet yang menyerukan pembubaran DPR dengan menyebut mereka sebagai “orang totol sedunia.”
Tak lama setelah itu, ia juga melabeli aksi mahasiswa dan masyarakat di Senayan sebagai bentuk 'premanisme'. Komentar tersebut justru jadi bumerang. Netizen semakin geram, lalu menjadikannya salah satu simbol kemewahan pejabat yang dianggap jauh dari realita rakyat. Koleksi mobil mewah, gaya hidup jetset, hingga kediaman bak istana miliknya kini seolah jadi “museum kemarahan” warga.
Apapun penjelasan resmi nanti, kejadian ini sudah telanjur tercatat di jagat maya: rumah pejabat superkaya bisa sewaktu-waktu berubah jadi kolam renang umum.***
Editor : Edwar Yaman