Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Gantikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Pesan Khusus Presiden Prabowo

Redaksi • Senin, 8 September 2025 | 23:45 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Presiden Prabowo Subianto resmi Purbaya Yudhi Sadewa sebagai menteri keuangan baru sebagai pengganti Sri Mulyani, Senin (8/9/2025). Prabowo pun memberikan arahan khusus kepada Purbaya Yudhi Sadewa untuk segera melakukan percepatan guna mendorong laju pertumbuhan ekonomi nasional.

“Pesan Presiden adalah balik arah ekonomi, ciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat, secepat mungkin. Itu yang akan kita kerjakan ke depan," kata Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers di Kantor Kemenkeu.

"Saya akan melihat di keuangan ada apa, instrumen apa yang masih bisa kita optimalkan, di situ akan kita maksimalkan supaya ekonominya jalan lagi, bukan jalan lagi, jalan lebih cepat. Nanti kalau jalan lagi dibilang berhenti sekarang,” sambungnya.

Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa fokus utama kementeriannya ke depan adalah memastikan instrumen fiskal benar-benar bekerja untuk mempercepat roda ekonomi. Ia menekankan bahwa kebijakan harus diarahkan agar pertumbuhan tidak sekadar stabil, tetapi melaju lebih pesat.

Lebih lanjut, Purbaya Yudhi Sadewa mengaku hingga kini belum mendapatkan arahan spesifik dari Presiden terkait penerimaan negara.

“Belum, belum ada. Saya suruh belajar ke Dirjen Pajak. Cuma basic-nya saya akan melihat seperti apa,” jelasnya.

Meski begitu, Purbaya Yudhi Sadewa menilai ada tantangan besar dalam meningkatkan penerimaan pajak. Pasalnya, tax ratio Indonesia cenderung konstan. “Cuma kalau Anda lihat, tax ratio kan konstan, let's say kita gak bisa berubah dalam waktu dekat untuk meningkatkan tax ya kita percepat pertumbuhan ekonominya,” tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi menunjuk dan mengangkat Purbaya Yudhi Sadewa yang merupakan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menggantikan Sri Mulyani Indrawati sebagai orang nomor satu di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Mengangkat sebagai Menteri Negara Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024-2029. Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan," kata pembawa acara saat membacakan keputusan Presiden Prabowo Subianto dalam pelantikan Menteri dan Wakil Menteri di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (8/9).

Sebelumnya, kabar reshuffle disampaikan lebih dulu oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto bakal merombak susunan Kabinet Merah Putih, di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025) sore.

Tak disebut secara rinci, namun berdasarkan informasi yang beredar, terdapat lima nama menteri terdampak pada reshuffle kabinet hari ini. Mereka di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan, Menteri Keuangan Sri Mulyani. Lalu, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo.***

 

Editor : Edwar Yaman
#Purbaya Yudhi Sadewa #Presiden Prabowo #Pertumbuhan Ekonomi Nasional #sri mulyani